FAKTA – Kementerian Sosial melalui Sentra Satria Baturraden memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi korban bencana tanah bergerak di Posko Pengungsian Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir, Dusun Limbangan, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Senin (16/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para pengungsi mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, fisioterapi, hingga potong rambut.
Tim LDP juga menghadirkan kegiatan ramah anak seperti bermain dan membuat kerajinan dari clay, serta memberikan siraman rohani bagi para penyintas.
Kegiatan ini melibatkan 21 personel yang terbagi dalam sejumlah tim, di antaranya layanan kesehatan, fisioterapi, potong rambut, permainan anak, serta koordinator lapangan yang mengatur jalannya kegiatan di lokasi pengungsian.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat digelar buka puasa bersama antara pengungsi, relawan, dan petugas penanganan bencana.
Kepala Sentra Satria Baturraden, Darmanto, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kemensos selalu ada untuk memberikan layanan sosial untuk masyarakat dalam situasi apapun. Semoga kita semua sehat, bahagia, dan barokah dalam menjalankan ibadah puasa meskipun di tempat pengungsian,” ujarnya.
Salah satu pengungsi, Masrifah Halimah (58), mengaku terbantu dengan layanan yang diberikan. Ia telah tinggal di posko pengungsian selama satu bulan bersama keluarga besarnya.
“Kami sangat bahagia mendapatkan bantuan dari Kemensos. Ada fasilitas kesehatan, potong rambut, dan permainan untuk anak-anak. Di sini antusias sekali,” katanya.
Kehangatan suasana juga terasa saat para pengungsi menikmati hidangan berbuka, termasuk wedang tradisional Bir Jawa yang disiapkan tim Sentra Kreasi Atensi (SKA) Satria Baturraden.
Minuman berbahan rempah ini menjadi pelengkap di tengah cuaca hujan yang mengguyur lokasi menjelang waktu magrib.
Dari sisi pemerintah daerah, Dinas Sosial Kabupaten Brebes mengapresiasi langkah Kemensos dalam memberikan dukungan kepada warga terdampak.
“Sangat membantu sekali karena mereka butuh penghiburan untuk meringankan beban psikologis,” ujar Tarsono.
Selain layanan psikososial, Kemensos juga menyediakan fasilitas pendukung seperti tenda pengungsian dan dapur umum.
Sebanyak 17 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Brebes dikerahkan untuk mengoperasikan dapur umum sejak 12 Maret 2026.
Salah satu relawan Tagana, Tanuhadin (40), mengatakan timnya setiap hari menyiapkan sekitar 150 hingga 200 porsi makanan bagi para pengungsi, termasuk untuk sahur dan berbuka puasa selama Ramadan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan memberikan semangat bagi warga terdampak. Di tengah keterbatasan akibat bencana, kebersamaan dan kepedulian menjadi penguat bagi para pengungsi untuk tetap bertahan.






