Daerah  

Kabupaten Barito Selatan Menuju Sentral Lintas Kabupaten dan Provinsi Ibukota Palangkaraya

FAKTA – Perlahan tapi pasti Kabupaten Barito Selatan ibukotanya Buntok provinsi Kalimantan Tengah tepatnya pada tanggal 21 September 2024 yang lalu berusia 65 tahun, kabupaten Barito Selatan yang memiliki moto “Dahana dahani tuntung tulus” yang mengandung arti “selamat sentosa adil dan makmur sampai selama-lamanya”, bila disamakan dengan usia seorang manusia sudah cukup matang dan kuat. Selangkah demi selangkah kabupaten Barito selatan Kalimantan tengah yang berdiri pada tanggal 21 September 1959 melalui undang-undang No. 27 tahun 1959 tentang pembentukan daerah tingkat 2 di Kalimantan, memulai membangun di segala bidang dan sektor sebelumnya kabupaten Barito selatan memiliki 13 kecamatan dan pada tahun 2003 telah terjadi pemekaran sehingga terbentuklah kabupaten Barito Timur ibukotanya Tamiang Layang provinsi Kalimantan Tengah dengan pemisahan tersebut otomatis seperti luas wilayah, jumlah penduduk, dan segala sektor pertanian maupun perkebunan serta sumber daya alam terbagi 2.

Walaupun telah terjadi pemisaahan kabupaten Barito Selatan masih banyak menyimpan potensi sumber daya alam yang mampu meningkatkan kebutuhan perekonomian masyarakat. Sekarang kabupaten Barito Selatan memiliki 6 kecamatan dan 4 kecamatan berdada di daerah Pantai Barito dan 2 kecamatan berada di Daerah daratan untuk daerah pantai Barito sektor yang menjadi andalan di antaranya perikanan, pertanian, perkebunan, dan perairan sungai Barito merupakan sentral pelabuhan maupun dermaga bongkar muat barang dan pelabuhan batu bara. Sedangkan untuk daerah daratan sektor yang diandalkan untuk penyumbang PAD adalah pertanian dan perkebunan transportasi lintas provinsi Kalsel dan Kalteng dan tambang batu bara termasuk beberapa perusahaan HPH, Hak penguasaan hutan kelapa sawit dengan kepemimpinan Pj Bupati Barito selatan Dr. H. Deddy Winarman, MSI, CGCAE, CRGP dan Hj. Erna Ardiani. SE, Msi ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan telah berkembang pesat baik dari sektor infrastruktur jalan telah dinikmati masyarakat sehingga tidak ada desa yang terisolir. Dan masyarakat turut merasakan arti pembangunan saat jurnalis Majalah ini berada di kabupaten Barsel beberapa waktu yang lalu kabupaten Barito selatan sangat maju. (Eddy)