Daerah  

Kabar Duka Menyelimuti Bumi Ngawi, Tokoh Teladan Meninggal Dunia

FAKTA –  Kabar duka menyelimuti masyarakat Waruk tengah, Kecamatan Pangkur khususnya, dan duka untuk putra daerah Kabupaten Ngawi saat ini suasana berkabung.

Niti Hadi Suyitno ( Mbah Niti) adalah panutan yang disegani di kalangan PSHT ( Persatuan Setia Hati Terate) Kabupaten Ngawi.

Mengenai penyebab meninggalnya yang bersangkutan adalah saat perjalanan pulang “Pengesahan” warga baru dari Paron, Ngawi.saat bulan Suro atau setelah 1Muharram adalah tiba waktunya “Pengesahan warga baru”. Di saat perjalanan pulang almarhum naik sepeda motor diduga mengalami kecelakaan tunggal, atau disebut diduga korban tabrak lari, karena wilayah ring roud Ngawi adalah jalan raya yang sering dilalui  kendaraan berat atau tonase tinggi.

“Saat itu kan, kondisi tengah malam yang sepi, pukul : 2.30 dini hari WIB, di duga kecelakaan tunggal, selain itu di duga karena korban tabrak lari ini informasi yang kita terima, tentang waktu berlalu kendaraan yang ditumpangi sudah diamankan , dan ternyata korbannya adalah mantan kepala desa Waruk tengah dan anggota DPRD dua periode Kabupaten Ngawi sampai sekarang terakhir almarhum”, jelas, Eling Bhekti, Kamituo ( Kasun), setempat. 24 /Juli /’23.

“Mbah Niti” Panggilan akrab Niti Hadi Suyitno (Alm) saat ini cukup banyak menerima bela sungkawa Se- Kabupaten Ngawi.

Catatan memori selama hidup almarhum merupakan tokoh masyarakat desa dan teladan,  panutan sebagai warga tingkat II PSHT dan ketua ranting senior, mantan purnawirawan Polri,  mantan kepala desa Waruk tengah, Kecamatan Pangkur penuh, dan sebagai wakil rakyat dari PDI Perjuangan  sampai akhir hayat saat ini.

Turut hadir dalam acara tersebut  adalah seluruh masyarakat sekitar, kepala OPD Kabupaten Ngawi, Anggota DPRD Ngawi,  ketua Cabang PSHT Ngawi sekaligus wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko, serta luar daerah Ngawi . Jejak hidupnya diwarnai konsep hidup, dan selalu aktif di organisasi.

“Sedikit kita sampaikan riwayat hidup almarhum beliau Bopo Niti Hadi Suyitno pertama : beliau seorang teladan, panutan yang bisa ” Ngemong” dalam pengabdian, aktif dalam organisasi, beliau seorang purnawiran Polri, mantan kepala desa penuh mulai tahun 1990 sampai tahun 2006, beliau lahir pada 30 Desember 1957,juga sebagai ketua ranting Persaudaraan Setia Hati Terate kecamatan, serta beliau menjabat anggota DPRD sejak 2014 – 2023 (terakhir almarhum), semua merasa kehilangan, semoga khusnul khotimah, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah S.W.T , amien”, jelas, Dwi Riyanto Jatmiko Wakil Bupati Ngawi, dan selaku ketua Cabang PSHT Kabupaten Ngawi. (Rif)