Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran, Komisi V DPR RI Soroti Kelayakan Tol Jakarta–Merak

Komisi V juga meninjau berbagai langkah mitigasi yang disiapkan pemerintah bersama pengelola jalan tol untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama musim mudik Lebaran tahun ini. (Foto : DPR RI/majalahfakta.id)

FAKTA – Kondisi ruas Tol Jakarta–Merak menjadi perhatian serius dalam kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

Dipimpin Ketua Tim Kunjungan Spesifik, Robert Rouw, rombongan legislator melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di ruas tol yang menghubungkan Jakarta dengan Merak beberapa waktu lalu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan kondisi lalu lintas sudah cukup padat meskipun gelombang kendaraan pemudik belum mencapai puncaknya.

Robert menyebut kepadatan tersebut dipicu oleh sejumlah kerusakan jalan yang dinilai dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan jika tidak segera ditangani sebelum periode mudik berlangsung.

“Kita tadi melihat langsung kondisi terkini jalan Tol Jakarta–Merak. Belum ada lonjakan saja sudah terjadi macet cukup parah di tol. Itu semua disebabkan karena kerusakan jalan tol, sehingga belum layak sepenuhnya,” ujar Robert saat memimpin peninjauan.

Politisi dari Partai NasDem itu menjelaskan, beberapa titik ruas jalan masih ditemukan kerusakan seperti lubang hingga genangan air. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memperlambat arus kendaraan sekaligus memperparah antrean ketika volume lalu lintas meningkat pada masa puncak mudik.

Robert mengatakan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyampaikan komitmen untuk merampungkan perbaikan jalan tol sebelum periode mudik dimulai. Komisi V DPR RI berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu agar tidak menimbulkan hambatan bagi para pemudik.

“Mudah-mudahan sesuai janji menteri itu besok tanggal 13 sudah selesai. Kita harap besok tidak ada antrean yang disebabkan ketidaklayakan jalan,” kata legislator dari daerah pemilihan Papua Pegunungan itu.

Selain memeriksa kondisi fisik jalan tol, Komisi V juga meninjau berbagai langkah mitigasi yang disiapkan pemerintah bersama pengelola jalan tol untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama musim mudik Lebaran tahun ini.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain perbaikan jalan berlubang, potensi genangan air akibat banjir, serta kesiapan fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.

Robert mengungkapkan, dalam peninjauan sebelumnya pihaknya masih menemukan genangan air di salah satu titik, tepatnya di sekitar Kilometer 50. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diantisipasi karena dapat menghambat arus kendaraan, terutama jika curah hujan tinggi terjadi saat periode mudik.

Komisi V DPR RI menegaskan akan terus memantau kesiapan infrastruktur transportasi, khususnya jalan tol utama yang menjadi akses menuju pelabuhan penyeberangan, guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.