Daerah  

Jelang Pengukuhan TRC, BPBD Damkar Bartim Pimpin Gotong Royong di Lapangan Expo

FAKTA – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar gotong royong lintas perangkat daerah dalam rangka persiapan Pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Barito Timur dan Simulasi Penanganan Bencana yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 di Lapangan Expo, Jalan Patianom.

Kegiatan persiapan berlangsung pada Kamis (5/2/2026) dengan fokus membersihkan area kegiatan, menata lokasi, serta pemasangan tenda dan sarana pendukung lainnya. Gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kabupaten Barito Timur, Ahmad Gazali.

Turut hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Timur beserta jajaran, jajaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Dinas PUPR Perkim, serta unsur perangkat daerah lainnya.

Ahmad Gazali menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran agenda strategis daerah, khususnya dalam penguatan sistem penanggulangan bencana.

“Pengukuhan TRC ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana. Karena itu, seluruh unsur bergerak bersama memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Pengukuhan Tim Reaksi Cepat Kabupaten Barito Timur dijadwalkan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Timur, sekaligus dirangkaikan dengan simulasi penanganan bencana. Kegiatan ini mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 360/1809/BAK Tahun 2022 tentang pembentukan TRC di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

TRC Kabupaten Barito Timur akan melibatkan unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, relawan, serta kelompok masyarakat lainnya sebagai bagian dari upaya terpadu memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan bencana di daerah.

Rangkaian kegiatan pada Sabtu (7/2/2026) nantinya meliputi pengukuhan TRC, arahan Bupati Barito Timur, penyampaian materi penanganan bencana oleh BPBD Provinsi, Basarnas, PT Adaro Indonesia, serta RSUD Tamiang Layang, dan dilanjutkan dengan simulasi penanganan korban banjir dan kebakaran hutan/lahan. (hms/eya)