Daerah  

Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo “Tanggulangin Fair 2026” Kembali Digelar

Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana (kiri) saat menghadiri Tanggulangin Fair 2026. (foto: solik)

FAKTA – Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) makin menggeliat di Kabupaten Sidoarjo, dengan adanya kegiatan Pameran “Tanggulangin Fair 2026″ yang berlangsung sejak 5 sampai 8 Febuari 2026 di Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,
Pembukaan pameran ini digelar Kamis (5/2/2026) di Pasar Wisata Tanggulangin. Pameran ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan serta memasarkan hasil kerajinan kulit juga mempertemukan keahlian perajin kulit lokal dengan perkembangan teknologi industri manufaktur modern.

Pameran dibuka Bupati Sidoarjo Subandi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan M Bahrul Amig, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Camat Tanggulangin, serta tamu spesial dari CEO PT Honsheng International Trading yang diwakili Louise sebagai produsen peralatan jahit otomatis.

Dalam sambutannya Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, MKn., Kegiatan pameran produk UMKM seperti ini perlu dilakukan karena bisa mempromosikan hasil produksi dari para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengemukakan, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini sudah “on the track” dalam pengembangan industri UMKM yang ada di kabupaten setempat.

“Kami melihat dua langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini, yang pertama adalah penguatan pelatihan UMKM dan yang kedua adalah pemberian pembiayaan produksi UMKM dengan kerja sama bank,” katanya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan kegiatan pamern UMKM ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan roda perekonomian para pelaku UMKM yang ada di Tanggulangin ini.

“Tanggulangin ini terkenal dengan hasil produk UMKM terutama kerajinan kulit, bahkan beberapa di antara produknya itu sudah diekspor keluar negeri seperti ke Italia,” katanya.

Masih menurut Bupati Sidoarjo menyampaikan sebagai sentra industri kulit yang telah dikenal luas, Tanggulangin memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah khususnya sektor UMKM. Melalui Pameran Tanggulangin Fair 2026 ini perajin diberikan ruang promosi sekaligus edukasi agar mampu atasi dengan perubahan pasar dan tuntutan produksi yang semakin kompetitif.

“Oleh karena itu penyelenggaraan Tanggulangin Fair 2026 ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi investasi serta pengembangan jaringan pemasaran yang lebih luas,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memiliki komitmen yang kuat untuk terus mendukung pengembangan UMKM dan industri kreatif daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program antara lain fasilitasi promosi produk pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembiayaan serta pengembangan kawasan wisata belanja di Tanggulangin.

“Saya ingin memastikan bahwa Tanggulangin tidak hanya dikenal sebagai sentra kerajinan tapi juga berkembang menjadi destinasi wisata belanja modern nyaman dan berdaya saing tinggi. Dengan penguatan sektor ini diharapkan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan,” urainya.

Bupati beserta rombongan berkesempatan untuk meninjau secara langsung stan-stan pameran pada kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hari yang mulai tanggal 5 hingga 8 Februari 2026 ini. Ada 55 stan yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini dimana sebanyak 30 stan diisi oleh perajin kulit dan aksesoris yang menampilkan beberapa produk unggulan seperti tas, sepatu, jaket, dompet serta aneka kerajinan kulit khas Tanggulangin.

Sementara itu 25 stan kuliner turut meramaikan pameran dengan sajian makanan dan minuman tradisional hingga kuliner kekinian yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Salah satu daya tarik pada Pameran Tanggulangin Fair 2026 ini adalah kehadiran peserta dari perusahaan asal China yang menghadirkan teknologi industri terkini berupa mesin jahit komputer dan mesin jahit otomatis, dimana teknologi ini diperkenalkan sebagai bentuk transfer pengetahuan kepada perajin lokal mengenai proses produksi yang lebih efisien presisi dan konsisten tanpa menghilangkan nilai seni serta karakter khas produk kulit Tanggulangin. Pameran ini tidak hanya berorientasi pada transaksi penjualan tapi juga menjadi sarana pembelajaran dan transformasi pengetahuan teknologi selain itu juga sebagai ruang kolaborasi antara tradisi dan teknologi di mana perajin tetap mempertahankan kualitas dan ciri khas produknya namun juga mulai mengenal dan memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan kapasitas serta daya saing mungkin dengan langkah konkrit ini para perajin tanggulangin akan mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas, selain sebagai sarana promosi kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kemitraan bisnis baru baik dengan pembeli ritel maupun buyer berskala besar termasuk peluang ekspor.

Sementara itu. Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengikuti kegiatan riding bersama komunitas Volkswagen (VW) dan Vespa. Kegiatan ini, sekaligus untuk menutup rangkaian Tanggulangin Fair 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo (Harjasda), Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini menjadi penutup resmi Tanggulangin Fair 2026 yang digelar pada 5 sampai 8 Februari 2026. Kegiatan itu, menghadirkan pameran produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), ekonomi kreatif serta hiburan masyarakat.

Riding bersama komunitas otomotif dipilih sebagai simbol kebersamaan, kolaborasi dan semangat persatuan dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo.

Sedangkan rute yang dilalui dimulai dari Monumen Jayandaru sebagai titik start (pemberangkatan). Kemudian melewati Pucang, Masjid Agung Sidoarjo, Jalan Wates, Jalan Thamrin, Jalan Gajah Mada, Jalan Mojopahit, Jalan Raya Candi, Kludan dan berakhir di Pasar Wisata Tanggulangin sebagai titik finish (terakhir).

Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo saja. Akan tetapi, juga bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap promosi destinasi wisata dan penguatan ekonomi lokal. Khususnya, pada Pasar Wisata Tanggulangin sebagai ikon UMKM Sidoarjo.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan Sidoarjo adalah daerah yang terbuka, guyub dan terus bergerak maju dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas VW dan Vespa,” ujar Mimik Idayana.

Saat ini, kata Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap melalui kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten berharap melalui kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga citra positif Kabupaten Sidoarjo.

“Terutama, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga citra positif Kabupaten Sidoarjo,” tandasnya. (sol)