FAKTA – Cuaca ekstrem disertai angin kencang menerpa sejumlah wilayah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Jumat (19/7/2024).
Angin kencang berlangsung pada sekira pukul 22 30 Wita tersebut, menyebabkan tumbangya pohon kemiri yang ambruk menimpa bangunan rumah warga Dusun Gollek, Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai.
Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, Sos., M.AP menyebut, pohon kemiri ambruk, menimpa bangunan rumah milik Mawanting (76).
Saat kejadian, korban tengah beristiharat di lantai bagian bawah. Kendati begitu, korban dan anggota keluarganya dipastikan selamat dari maut.
“Tidak korban jiwa dalam insiden ambruknya pohon kemiri yang terjadi pada hari Jumat malam tersebut, tetapi kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai kurang lebih Rp25 juta”, ungkapnya kepada wartawan, Kamis (25/7/2024).
Dinas Sosial telah turun ke tempat kejadian peristiswa (TKP) melakukan asesmen, kaji cepat, dan menyerahkan bantuan tanggap darurat bencana kepada korban Mawanting.
“Bantuan telah kami salurkan melalui bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, usai menerima laporan kejadian.”
Kegiatan penyerahan bantuan dipimpin Kepala bidang Linjamsos, Andi Rahmat Nasaruddin Krg. Baso.
Hj. Satmawati, S. Sos., M. AP mengungkapkan, “Bantuan tanggap darurat bencana diserahkan tak hanya sekadar menggambarkan kepedulian dan kehadiran pemerintah semata. Akan tetapi, bantuan tersebut juga sekaligus merupakan wujud ungkapan keprihatinan keluarga besar dinas sosial atas musibah yang dialami korban”.
Kepala bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Andi Rahmat Nasaruddin Krg. Baso sendiri berharap dan berdoa sekiranya korban dibekali ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian serta musibah kerusakan fisik bangunan rumah akibat tertimpa pohon kemiri.
Untuk itu, pemerintah hadir membersamai dan sekaligus memberikan bantuan uluran tangan dalam kemasan paket tanggap darurat bencana yang diharapkan dapat mengurangi kesedihan korban. (Fadly Syarif)






