Majalahfakta.id – Erupsi Gunung Semeru membawa simpati berbagai pihak termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB). Fakultas dengan warna utama oranye ini mengirimkan bantuan ke para korban, Sabtu (11/12/2021).
Penyaluran bantuan ini bekerjasama dengan tim relawan Respek Indonesia dan Komunitas Ulama Madura Rampak Naong. Dosen FISIP UB yang juga mewakili Respek Indonesia, Akhmad Muwafik Saleh mengungkapkan penyaluran tahap pertama diberikan 50 dus air minuman, 50 paket sembako dan 40 paket kebutuhan pribadi.
“Penyerahan bantuan ini juga kami iringi dengan mendatangi rumah warga terdampak yang memang sudah hancur. Tanaman juga banyak yang rusak, pohon tumbang termasuk tanaman yang harusnya sudah panen akhirnya rusak,” jelasnya, Senin (13/12/2021).
Tidak hanya bantuan, Respek Indonesia juga membuat dapur di posko relawan untuk membuat sekitar 400 bungkus makanan untuk para pengungsi. Berkaca dari kondisi yang ada di lapangan saat ini, Muwafik menyebut pengungsi lebih membutuhkan baju, air bersih, sabun mandi, sabun cuci sebab barang mereka sudah tertimbun beserta rumah yang hancur.
“Karena itulah kami Respek Indonesia mengajak masyarakat mengulurkan tangan saling membantu,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Dekan 3 FISIP UB ini.
Selanjutnya, Respek Indonesia memilih menunggu situasi untuk penyaluran bantuan lagi. Sebab untuk saat ini bantuan sudah sangat banyak.
“Kami akan fokus pada bulan bulan berikutnya, bulan kedua bisa jadi sudah kurang bantuan yang datang maka kami akan hadir lagi,” tutur Akhmad Muwafik Saleh. (mud)






