Forum Konsultasi Publik Kabupaten Lahat, Himpun Aspirasi Terhadap Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 2027

Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra ST MM memaparkan RKPD TA 2027 dihadapan Wabup Lahat, Widia Ningsih, S.H.,M.H. (Foto: Bambang.MD/majalahfakta.id)

FAKTA – Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, S.E., melalui Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih, S.H., M.H. didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Feriyansyah Eka Putra, S.T., M.M mengatakan, pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder.

“Pembangunan dalam ketertarikan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan hingga pengawasan,” ungkapnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Selain itu dapat menghimpun aspirasi para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan di 2027 mendatang, sehingga nantinya diperoleh masukan maupun saran penyempurnaan.

“Dari sinilah akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan, dan ditandatangani oleh Bupati, Kepala Bappeda dan Kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan masyarakat hadir pada konsultasi ini,” imbaunya.

Dengan tema RKPD 2027 “Akselerasi penurunan kemiskinan dan penguatan daya saing daerah, melalui ekonomi lokal, inklusif, layanan dasar berkualitas, infrastruktur tangguh serta tata kelola inovatif dan berkelanjutan”.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui stakeholder teknis diupayakan dapat bergerak selaras, terintegrasi dengan sasaran utama pembangunan sesuai dengan prioritas telah ditentukan sebelumnya.

“Hanya saja tetap memperhatikan isu-isu strategis yang berkembang secara nasional pada umumnya maupun di Kabupaten Lahat khususnya,” sebut Widia Ningsih.

Dirinya menerangkan, Forum Konsultasi Publik ini sebagai instrumen penting dalam perencanaan, sekaligus penganggaran partisipatif dapat direalisasikan.

“Tinggal bagaimana upaya kerja keras dari masing-masing perangkat daerah, agar terus kerja cerdas, serius dan dapat bekerjasama dengan seluruh lapisan pemangku kepentingan,” imbau dia.

Didasari oleh pentingnya kegiatan Forum Konsultasi Publik ini sudah selayaknya, seluruhnya memberikan perhatian secara serius dan optimal. Terhadap rangkaian proses sekaligus terlibat aktif, sehingga tujuan menjadikannya sebagai wadah, dalam perencanaan serta penganggaran dapat diwujudkan dengan baik ” tukasnya

selain itu dapat menghimpun aspirasi para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan di 2027 mendatang, sehingga nantinya diperoleh masukan maupun saran penyempurnaan.

“Dari sinilah akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan, dan ditandatangani oleh Bupati, Kepala Bappeda dan Kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan masyarakat hadir pada konsultasi ini,” imbaunya. (Bambang MD)