Majalahfakta.id – Sejumlah kalangan menayakan kesungguhan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dalam membangun sirkuit motorcross di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara. Anggaran pembangunan sirkuit motorcross yang digagas atau diinisiasi Pemkab Lombok Tengah dinilai belum jelas sumbernya.
Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Dapil Batukliang- Batukliang Utara (dapil 6) Muhammad Sidik Maulana, menantang kesungguhan Pemkab Lombok Tengah dalam pembangunan sirkuit motorcross tersebut.
“Kalangannya tidak ingin pembangunannya sirkuit ini hanya sekedar pencitraan murahan saja yang seakan-akan menunjukkan adanya perimbangan perhatian antara utara dan selatan,” ungkapnya saat ditemui, Senin (18/04/2022).
Politisi PKS itu khawatir pengerjaan sirkuit menjadi terbengkalai dan menjadi hutan belantara lagi lantaran sumber anggarannya tidak jelas.
“Kalau ada kesungguhannya mari ditunjukan RAB, master plannya seperti apa progress tahapan pengerjaannya akan seperti apa dan kayak gimana,” jelasnya.
Kesimpulannya, kata Sidik dirinya tidak ingin masyarakat di PHP alias diberikan perhatian palsu semata.
Dengan lantang Sidik meminta Pemkab Lombok Tengah terbuka kepada khalayak luas tentang sumber anggaran, master plan dan progress pengerjaan seperti apan dan kayak gimana.
Legeslatif sekaligus tokoh pemuda kawasan Utara Lombok Tengah itu juga mengingatkan Pemkab Lombok Tengah jangan sampai hanya membangun lintasannya saja tanpa sarana pendukung lainnya , seperti pemagaran dan fasilitas lainnya.
“Kalau hanya sekedar membangun lintasannya saja ya percuma, toh juga lahan itu akan kembali menjadi hutan belantara lagi,” ungkapnya lagi
Untuk diketahui, sirkuit motorcross di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara akan dibangun luas 13 Hektar are. Pemkab Kabupaten Lombok Tengah belum memberikan penjelasan yang pasti terkait anggaran pembangunan sirkuit motorcross tersebut. Namun ,beberapa pekan lalu sudah menurunkan alat berat dan mempora-porandakan lokasi pembangunan tersebut. (*)






