FAKTA – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tabalong terus diperkuat melalui kolaborasi strategis. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Tabalong bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan program GENTING (Gerakan Telur Penanganan Stunting) pada Senin, 16 Maret 2026.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara simbolis di sela kegiatan peninjauan Posko Mudik BKKBN yang berlokasi di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Kehadiran posko ini selain untuk melayani pemudik, juga menjadi titik koordinasi distribusi bantuan sosial bagi masyarakat sekitar.
Sasaran Prioritas: Ibu Hamil hingga Balita
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Farah Adibah, menjelaskan bahwa bantuan GENTING ini merupakan intervensi spesifik yang ditujukan langsung kepada kelompok sasaran yang paling rentan.
“Bantuan GENTING berupa pemenuhan gizi ini kami peruntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Fokus utama kita adalah memastikan asupan protein hewani yang cukup untuk mencegah terjadinya stunting baru di Kalimantan Selatan,” ujar Farah Adibah saat memberikan keterangan di Desa Maburai.
Tersebar di 13 Kabupaten/Kota
Lebih lanjut, Farah menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya menyasar Kabupaten Tabalong, tetapi dilaksanakan secara serentak dan tersebar di 13 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen besar BKKBN Kalsel dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting nasional.
Pihak Dinsos P3AP2KB Kabupaten Tabalong menyambut baik kolaborasi ini. Dengan adanya bantuan GENTING dan pemantauan langsung melalui Posko Mudik, diharapkan keluarga berisiko stunting di Tabalong mendapatkan perhatian yang optimal, terutama di tengah mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural Dinsos P3AP2KB Tabalong serta aparat desa setempat. Diharapkan, melalui sinergi ini, angka stunting di Bumi Saraba Kawa dapat terus ditekan secara signifikan. (tbl/eya)






