Daerah  

Dihempas Dahsyatnya Gelombang Laut, Sejumlah Penumpang KMP Bontoharu Lemas Tak Berdaya

Penumpang KMP Bontoharu mengalami mabuk laut akibat goncangan ombak hingga terpaksa harus tidur berdesak-desakan di kursi ruang ekonomi.

FAKTA – Ratusan penumpang pengguna jasa penyeberangan di lintasan Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba yang diseberangkan menuju Pelabuhan Pamatata Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, (18/6/2024) pagi terkapar tak berdaya.

Penumpang KMP Bontoharu mengalami mabuk laut akibat goncangan ombak hingga terpaksa harus tidur berdesak-desakan di kursi ruang ekonomi.

Bahkan mereka terpaksa tidur melantai tanpa alas di beberapa sudut ruang ekonomi, kapal milik, PT. ASDP Indonesian Ferry (Persero) Cabang Selayar itu.

Hal itu terjadi usai kapal tersebut tiga jam dihantam badai gelombang, dimulai saat KMP Bontoharu meninggalkan mulut Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba.

Salah seorang crew KMP Bontoharu menyatakan, badai gelombang laut mulai berlangsung, sejak Senin, (17/6/2024) malam.

Perubahan kondisi cuaca terjadi bertepatan dengan keluarnya peringatan BMKG, terkait kondisi cuaca buruk dan larangan berlayar dengan mempertimbangkan prediksi ketinggian gelombang di Selat Selayar dan Flores yang mencapai dua hingga tiga meter.

Larangan berlayar yang dikeluarkan BMKG berlaku hingga situasinya dinyatakan aman. (Fadly Syarif)