FAKTA – Pembangunan dua balai musyawarah untuk keperluan warga di Kampung Cisusun dan Dusun Sindangpalay, Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang Jawa Barat, telah selesai dikerjakan pada 2021.
Dalam penggunaan dana pembangunanannya menyisakan tanda tanya bagi sebagian warga setempat. Pasal, penggunaan dana pembangunan balai musyawarah di dua lokasi Desa tersebut menghabiskan dana sebesar Rp150 juta.
Namun belakangan muncul dugaan dari warga, bahwa penggunaan dana tersebut tidak sebanding dengan hasil pembangunan alias diperkirakan tidak sampai menghabiskan dana ratusan juta.
Seperti dikethui, bahwa dana tersebut merupakan bantuan keuangan desa (Bandes-red) dari Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Subang tahun 2021 lalu. Adpun yang realisasi dana itu berdasarkan usulan atau aspirasi anggota fraksi dari salah satu Partai Politik (Parpol) di Subang.
Warga pun memperkirakan bahwa pembangunan dua balai musyawarah tersebut tidak sampai menghabiskan dana hingga ratusan juta rupiah, sebagai dana yang dialokasi.
“Lumayan dananya Rp150 juta, cukup besar juga, tapi pengerjaannya secara swadaya oleh masyarakat dan sebagaian besar hanya perbaikan saja atau kerusakan berat dan perbaikan sedang saja,” tutur beberapa warga setempat.
Menurut warga, pembangunan balai tersebut, seperti perbaikan jendela, pintu, atap serta beberapa kusen.(kaso-kaso. red), termasuk pemasangan keramik dan itupun diperkirakan tidak terlalu besar menghabiskan danannya.
Terkait informasi tersebut saat konfirmasi kepada Kepala Desa (Kades) Cijambe, Kecamatan Cijambe, Didin Saepudin, di ruang kerjanya pada Kamis (6/4/2023) lalu.
Didin yang saat itu didampingi Sekdes Cijambe, Oyok Supriatna, mengatakan, bahwa pembangunan dua balai musyawarah warga tersebut telah dilaksanakan sesuai RAB (rencana anggaran belanja).
“Penggunaan dananya pun telah sesuai dengan alokasi yang dianggarkan, bahkan pembangunannya dilakukan dari “titik nol” atau pembangunan baru,” katanya.
“Pembangunannya kita mulai dari titik nol atau dipugar semua,” ujar Didin diamini Sekdes Oyok.
Namun saat ditanyakan.dokumentasi foto saat kondisi awal atau pada titik nol, Didin dan Oyok, tidak sempat memperlihatkan foto-foto yang dimaksud.
Terpisah Camat Cijambe, Nana Suyatna, mengaku dirinya tidak tahu persoalan tersebut. Ia baru beberapa pekan dilantik menjadi Camat Cijambe.
“Saya belum tahu soal pembangunan dua balai musyawarah tersebut, karena saya masih baru menjadi Camat Cijambe,” ucap Nana, Senin (10/4/2023). (yos)






