FAKTA – Pemerintah Kecamatan Muara Uya menyampaikan 334 usulan pembangunan dari 14 desa pada Musrenbang RKPD 2027. Usulan yang disampaikan pada 12 Februari 2026 di Terminal Pasar Muara Uya didominasi usulan infrastruktur dan pertanian. Pemerintah kecamatan berharap usulan prioritas tersebut dapat disesuaikan dengan arah kebijakan daerah dan ketersediaan anggaran.
Kecamatan Muara Uya menjadi penutup pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 tingkat kecamatan. Dalam kesempatan ini Camat Muara Uya menyampaikan 334 usulan pembangunan yang didominasi infrastruktur, disusul usulan di sektor pertanian.
Camat Muara Uya, Aidy Risyawal, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayahnya dalam satu tahun terakhir terasa masif. Menurutnya hampir seluruh jalan akses utama kini telah membaik. Ia memperkirakan kerusakan jalan hanya tersisa di bawah sepuluh persen. Pihaknya juga menerima informasi dari PUPR bahwa jalan yang masih rusak dan menjadi akses utama akan menjadi prioritas pembangunan berikutnya.
“Alhamdulillah, dalam kurun waktu satu tahun terakhir pembangunan di Kecamatan Muara Uya ini sangat masif dirasakan. Boleh dikatakan jalan-jalan yang bisa dikatakan sebagai akses utama hampir tidak ada lagi yang kondisinya tergolong rusak berat. Kalaupun ada mungkin di bawah 10 persen untuk yang masih berkondisi rusak, dan kami sudah dapat informasi dari PUPR, insyaallah jalan mana-mana yang rusak yang menjadi akses utama akan menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan,” ujar Aidy Risyawal, Camat Muara Uya.
Pada kesempatan ini Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan realisasi usulan pembangunan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran. Namun pemerintah daerah akan memprioritaskan program yang selaras dengan RPJMD kabupaten, provinsi, dan RPJMN. Salah satu prioritas tersebut adalah ketahanan pangan yang dinilai langsung berdampak pada kesejahteraan dan penghidupan masyarakat.
“Pada prinsipnya usulan yang disampaikan kita akan bisa laksanakan asalkan tadi duitnya ada. Kalau duitnya tidak ada, mau ke mana kita mengadu, ini perlu kita garis bawahi. Tapi yang kita prioritaskan yang utama program yang selaras dengan RPJM kabupaten, RPJM provinsi maupun RPJMN. Salah satunya tadi sudah disampaikan masalah ketahanan pangan. Nah, itu merupakan salah satu program prioritas yang menunjang kesejahteraan masyarakat dan penghidupan masyarakat,” ujar Habib Muhammad Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.
Selain itu juga Wabup Tabalong mengungkapkan dari pelayanan masyarakat terkait kesehatan saat ini sudah dinilai bagus. Dirinya juga menambahkan jika memungkinkan salah satu puskesmas di Muara Uya akan diperbarui menjadi rumah sakit. (tbl/eya)






