FAKTA – Tim gabungan operasi Pasar Hewan Bumiayu terdiri Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Forkompincam Bumiayu, BPD Brebes melakukan operasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) di Pasar Hewan Bumiayu.
Operasi PMK dipimpin AKP Heri Rianto, Kapolsek Bumiayu didampingi lima anggotanya Aiptu BudiAtmaja, Aiptu Tarjono, Aipda Didik Adiansah, Bripka Supendi dan drh. Irham.
Operasi Pasar dilaksanakan dengan melakukan pengecekan mulut sapi yang berbusa dan kuku melepuh, sekaligus penyemprotan disinfektan pada hewan ternak yang ada di Area Pasar Hewan Bumiayu
Menurut Aiptu Tarjono, operasi pencegahan PMK sapi tidak hanya di Pasar hewan. Dalam kurun waktu sebulan juga melakukan operasi pada setiap kandang sapi yang ada di wilayah Bumiayu.
Ditambahkan, pelaksanaan operasi pada hewan sehubungan merebaknya PMK pada Hewan Ternak.
Priyo, Kepala Pasar Hewan menjelaskan, dalam melaksanakan operasi tim telah menemukan tiga ekor sapi terindikasi PMK. Satu ekor sapi milik Fatoni dari Desa Telaga, Bantarkawung, Brebes, satu ekor sapi asal Banyumas milik Kartam dan satu kor sapi milik Samsi warga Banjar Negara. “Semua sapi yang tersuspect PMK langsung di karantina untuk di pulangkan,” tutur Priyo.
“Sebanyak 14 ekor sapi daganganya yang di pasarkan di Pasar Hewan Bumiayu sebagian besar dibeli dari Jawa Timur, lengkap dengan surat-surat, tidak menyangka jika salah satu sapi miliknya telah terpapar PMK, “ tutur Samsi pemilik sapi yang tersuspect PMK. (dun)






