FAKTA – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit (RS) Anwar Medika di Kecamatan Balongbendo pada Jumat pagi (11/7/2025). Didampingi oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo dan Camat Balongbendo. Sidak ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan kelayakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat di Sidoarjo Barat.
Untuk diketahui, kerja sama antara RS Anwar Medika Balongbendo dengan BPJS sebelumnya sempat terhenti sejak 1 Januari 2024. Tapi, layanan bagi pasien BPJS Kesehatan kini telah aktifkan kembali.
Selama penangguhan kerja sama sejak Januari 2024, warga Sidoarjo barat harus mencari layanan kesehatan ke wilayah lain seperti Krian atau Sidoarjo kota. Kini ribuan warga di wilayah barat tak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk berobat. ”Mulai bulan ini, masyarakat sudah bisa kembali menggunakan BPJS di RS Anwar Medika. Ini sangat membantu warga, khususnya di wilayah barat,” ujar Bupati Sidoarjo, H. Subandi.
Dalam kunjungannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung berbagai aspek pelayanan di RS Anwar Medika Balongbendo, mulai dari alur pendaftaran pasien hingga ruang perawatan. Ia berdialog dengan manajemen rumah sakit dan beberapa keluarga pasien untuk mendengar langsung masukan dan pengalaman mereka.
“Ini terpenting untuk diketahui masyarakat. Saya sampaikan kepada keluarga pasien dan seluruh warga, per 1 Juli 2025, RS Anwar Medika Balongbendo sudah bisa kembali melayani pasien BPJS Kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke luar wilayah Sidoarjo,” tegas Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh standar pelayanan kesehatan telah dijalankan dengan baik oleh RS Anwar Medika. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh warga Sidoarjo,” ujar H. Subandi di sela-sela inspeksi.
Untuk memastikan informasi ini tersampaikan luas ke masyarakat, Bupati Subandi secara khusus menginstruksikan camat Balongbendo dan seluruh kepala desa di wilayahnya agar segera menyosialisasikan informasi tersebut kepada warga.
“Tolong seluruh Pak Kades dan perangkat di Kecamatan Balongbendo dan sekitarnya segera informasikan kepada masyarakat bahwa berobat di RS Anwar Medika sudah bisa lagi menggunakan BPJS. Jangan sampai ada warga yang tidak tahu dan akhirnya berobat jauh. Padahal di sini sudah bisa,” ujarnya.
Bupati Subandi langsung meninjau sejumlah titik pelayanan. Mulai dari ruang pendaftaran pasien, fasilitas rawat inap, hingga sarana pendukung lainnya.
Selain itu, Subandi juga berdialog dengan manajemen RS Anwar Medika Balongbendo dan menyapa beberapa keluarga pasien untuk menyerap masukan dan keluhan yang ada di lapangan.
“Kami ingin memastikan semua standar layanan kesehatan di RS Anwar Medika telah dijalankan dengan baik. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh warga Sidoarjo,” ujarnya di sela-sela peninjauan.
Selain pelayanan, H.Subandi juga menaruh perhatian khusus pada fasilitas yang tersedia. Menurut pantauannya, kondisi fasilitas di rumah sakit tersebut sudah baik dan terjaga kebersihannya. Ia menilai, dengan fasilitas yang memadai, masyarakat di wilayah Sidoarjo Barat tidak perlu ragu untuk memanfaatkan layanan kesehatan di RS Anwar Medika Balongbendo.
“Fasilitasnya saya lihat sudah baik dan bersih. Ini penting untuk kenyamanan dan proses penyembuhan pasien. Masyarakat Sidoarjo Barat dan sekitarnya bisa menjadikan RS Anwar Medika sebagai rujukan utama,” tuturnya.
Lebih lanjut, H.Subandi menyampaikan bahwa mulai tanggal 1 Juli 2025, RS Anwar Medika Balongbendo akan kembali dapat menggunakan layanan BPJS Kesehatan . Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi warga sekitar, terutama keluarga pasien yang selama ini harus mencari pengobatan jauh dari daerah asalnya.
“Ini yang paling penting untuk diketahui masyarakat. Saya sampaikan kepada keluarga pasien dan seluruh warga, per tanggal 1 Juli 2025, RS Anwar Medika Balongbendo sudah bisa kembali melayani pasien BPJS Kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke luar wilayah Sidoarjo,” tegasnya.
H. Subandi secara khusus menginstruksikan Camat Balongbendo beserta seluruh jajaran kepala desa untuk segera menyosialisasikan informasi penting ini kepada warganya.
“Tolong seluruh Pak Kades dan perangkat di Kecamatan Balongbendo dan sekitarnya segera informasikan kepada masyarakat bahwa berobat di RS Anwar Medika sudah bisa lagi menggunakan BPJS. Jangan sampai ada warga yang tidak tahu dan akhirnya berobat jauh padahal di sini sudah bisa,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu juga , Bupati Sidoarjo, Subandi, gerak cepat menanggapi laporan warganya yang sakit. Ia langsung melakukan kunjungan ke salah satu warga Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, bernama Chaela, seorang perempuan berusia 19 tahun yang tengah berjuang melawan tiga penyakit sekaligus peritonitis TB (infeksi perut), meningitis TB (infeksi selaput otak), dan TB paru pada Jumat (11/7/2025).
Subandi meminta agar Dinas Kesehatan dan pihak puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan dan penanganan kesehatan secara intensif terhadap kondisi Chaela.
“Saya minta Dinas Kesehatan terus memantau kondisi dan kesehatan mbak Chaela ini, karena insyaallah dengan pengobatan rutin, TB dapat sembuh,” kata Subandi.
Rumah tinggal Chaela dan keluarganya ternyata tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan mendesak. Melihat kondisi tersebut, Subandi segera memutuskan agar rumah Chaela dibedah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kami siapkan anggaran sekitar 20 hingga 25 juta rupiah untuk perbaikan rumahnya. Harapannya, mbak Chaela dan keluarganya bisa tinggal di rumah yang lebih layak, bersih, dan mendukung proses penyembuhan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmi Herawati, yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus Chaela.
“Chaela merupakan pasien dengan kondisi komorbid yang cukup kompleks. Kami sudah melakukan pendampingan melalui tenaga medis puskesmas Kepadangan, Kecamatan Tulangan, termasuk pemberian pengobatan TBC dan rujukan ke rumah sakit. Saat ini kami fokus pada pemulihan secara bertahap dan penguatan nutrisi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi dan dukungan psikososial kepada keluarga sangat penting dalam kasus seperti ini.
“Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pendampingan agar keluarga bisa memberikan perawatan terbaik di rumah,” imbuhnya. (ADV/LIK)






