FAKTA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri dan menyaksikan Pengukuhan Bendesa Adat dan Prajuru Desa Adat Tengkulung, Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, di Wantilan Banjar Tengkulung, Tanjung Benoa, Sabtu (3/1/2025) yang bertepatan dengan tumpek krulut dan Purnama Kapitu. I Gede Eka Surawan kembali terpilih dan dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Tengkulung yang baru untuk masa bakti 2026-2031. Pengukuhan ini juga dihadiri Ketua DPRD Badung diwakili anggota DPRD I Wayan Sugita Putra, Majelis Desa Adat Kabupaten Badung, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta, Lurah Tanjung Benoa serta Bendesa Adat se-Kuta Selatan.
Bupati Adi Arnawa pada kesempatan tersebut mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Krama Desa Adat Tengkulung yang sudah melaksanakan proses musyawarah mufakat dalam menetapkan Bendesa Adat Tengkulung. Untuk itu Adi Arnawa mengucapkan selamat ngayah kepada Bendesa dan Prajuru yang baru dikukuhkan serta mengingatkan ke depan para prajuru baru ini mempunyai tugas yang cukup berat dalam mengajegkan seni, adat, agama, tradisi dan budaya berlandaskan konsep Tri Hita Karana. “Dengan semangat ngayah dan lascarya, kami yakin prajuru akan mampu melaksanakan swadharma dengan penuh rasa tanggung jawab,” terangnya.
Mengenai program Pemkab Badung di Tanjung Benoa, Bupati menyebut mulai tahun 2026 akan ada perbaikan jalan pratama dan secara bertahap dilakukan penataan kabel-kabel yang akan diturunkan. Dijelaskan, peningkatan infrastruktur memang menjadi fokus utama dalam upaya mengatasi kemacetan dan mendukung sektor pariwisata. Sehingga mulai 2026 dilaksanakan program infrastruktur di Kuta Selatan dengan membuat jalan baru di lingkar barat guna mengatasi kemacetan di GWK sehingga pariwisata Badung yang sebagian besar berfokus di Kuta Selatan dapat berjalan baik, aman dan nyaman. Selain infrastruktur, Bupati juga membuat program perlindungan sosial bagi masyarakat lansia usia 75 tahun keatas dibantu Rp3 juta setiap ulang tahun, bantuan Rp2 juta setiap hari keagamaan serta program lainnya.
Sementara Bendesa Adat Tengkulung I Made Eka Surawan menyampaikan terima kasih telah dipercaya kembali sebagai Bendesa Adat Tengkulung untuk lima tahun kedepan. “Sekarang ini merupakan ayahan kami sebagai prajuru desa adat yang kedua kalinya. Astungkara atas dasar rasa jengah lan lascarya didukung semangat krama, ayah-ayahan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya. Atas nama Krama Desa Adat Tengkulung, Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah banyak membantu program desa adat terutamanya perbaikan Pura Desa, Puseh dan Bale Agung yang sudah baru dan nilainya mencapai Rp7,6 miliar. Namun selesainya pembangunan pura, baru dapat diupacarai sebatas melaspas dan belum mampu menggelar karya ngenteg linggih. Untuk itu atas nama krama kembali Ia mohon dukungan Bupati untuk membantu pelaksanaan karya tersebut yang rencananya dilaksanakan pada tahun 2027 nanti. (hms)






