FAKTA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Tabalong terus mendorong penguatan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di seluruh desa di Tabalong. Terlebih saat ini BUMDes di Tabalong didominasi oleh BUMDes perintis.
Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Tabalong pada tahun 2025, terdapat empat klasifikasi BUMDes di Kabupaten Tabalong. Dari total 121 BUMDes, sebanyak 99 BUMDes masuk kategori perintis yang di dalamnya termasuk BUMDes yang tidak aktif. Kemudian 22 BUMDes pemula, 8 BUMDes berkembang, dan 2 BUMDes maju.
Kepala DPMD Tabalong, Aditya Pula Nugraha, menyampaikan pihaknya terus mendorong agar seluruh BUMDes dapat berjalan aktif. Namun ia menyebut, di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala yang menyebabkan beberapa BUMDes tidak beroperasi secara optimal.
“Untuk pelaksanaan BUMDes, pada dasarnya kami meminta agar mereka aktif berjalan. Namun tidak dipungkiri di lapangan ada beberapa BUMDes yang tidak aktif dengan berbagai macam kendala. Dari kategori perintis yang berjumlah 99, ada sekitar 19 yang kami anggap kurang aktif. Harapan kami, pihak desa dapat menginventarisir permasalahan melalui forum musyawarah desa, sehingga bisa dilakukan restrukturisasi kepengurusan ataupun revitalisasi BUMDes jika diperlukan. Bidang usaha yang sebelumnya tidak optimal juga bisa diganti melalui forum tersebut,” kata Aditya Pula Nugraha, Kepala DPMD Tabalong.
Aditya menambahkan, DPMD Tabalong terus melakukan monitoring terhadap perkembangan BUMDes di setiap desa. Selain itu, sebagai upaya memotivasi dan meningkatkan kinerja, DPMD Tabalong juga secara rutin menyelenggarakan lomba BUMDes setiap tahun. (tbl/eya)






