FAKTA — Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat mendampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Senin (19/1/2026).Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawalan percepatan pemulihan pascabencana di daerah tersebut.
Peninjauan dilakukan di dua lokasi pembangunan huntara. Lokasi pertama berada di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, dengan total 34 unit huntara. Lokasi kedua berada di Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, dengan jumlah 40 unit. Kedua kawasan ini disiapkan sebagai hunian sementara yang layak bagi masyarakat sambil menunggu pembangunan hunian tetap.
Wakil Bupati Rahmat Hidayat menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan huntara berjalan tepat waktu dan sesuai standar kebutuhan warga terdampak. Menurut dia, pendampingan langsung bersama BNPB menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal setiap tahapan rehabilitasi.
“Kami ingin memastikan kualitas bangunan, kelengkapan sarana pendukung, dan kesiapan lokasi benar-benar diperhatikan. Koordinasi dengan BNPB terus kami lakukan agar masyarakat segera menempati hunian yang layak,” ujar Rahmat Hidayat di sela peninjauan.
Sekretaris Utama BNPB Rustian mengatakan, pembangunan huntara di Korong Asam Pulau pada prinsipnya telah rampung. Saat ini, pekerjaan tersisa berupa penyelesaian ketersediaan air bersih yang ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Huntara tersebut dijadwalkan akan diresmikan pada Sabtu mendatang.
Adapun pembangunan huntara di Korong Talao Mundam telah mencapai sekitar 82 persen. Rustian menyebutkan, bangunan utama ditargetkan selesai dalam dua hari, sementara tahap akhir difokuskan pada penyempurnaan sarana pendukung. Lokasi ini juga direncanakan diresmikan bersamaan.
Rustian mengapresiasi peran aktif pemerintah daerah setempat dalam mendukung percepatan pembangunan huntara, termasuk koordinasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat setempat.
Dengan selesainya pembangunan dua titik huntara tersebut, pemerintah daerah bersama BNPB berharap warga terdampak bencana dapat segera menempati hunian sementara yang aman dan nyaman, sekaligus mendorong percepatan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi pascabencana di Padang Pariaman. (ss)






