Semua  

Bidang Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Ngawi Selenggarakan Sosialisasi Pengembangan SDM Dan Profesionalisme Bidang Pariwisata Dalam Upaya Meningkatkan Potensi Wisata

TERKAIT besarnya potensi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi yang tidak perlu diragukan lagi. Hal ini dapat diketahui dari berkembangnya sektor budaya, seni, aneka kuliner, maupun sumber daya alam yang bermunculan setiap tahunnya dengan posisi tersebar merata di seluruh penjuru Kabupaten Ngawi dan menjadi keuntungan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi sebagai pendongkrak geliat perekonomian.

Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menyelenggarakan Sosialisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Profesionalisme Bidang Pariwisata Tahun 2018 dengan mengundang 50 peserta dari berbagai profesi, di antaranya Pelaku Ekonomi Kreatif Kuliner, Fotografi, Kerajian dan Bank Sampah. Acara yang bertempat di Gedung Pertemuan Notosuman Gemarang, Watualang, Ngawi, pada hari Senin (17/9/2018) ini dengan narasumber Khafshoh NW Mubarak dari Surabaya Creative Network dan Erna Indrawati SE dari Bapelitbang Kabupaten Ngawi.

Sekretaris Disparpora Kabupaten Ngawi, Drs Mahmud Rosadi, dalam sambutannya mengatakan, potensi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi harus dioptimalkan. “Kita masih perlu bekerja keras untuk meningkatkan potensi di segala lini bidang wisata. Dari tahun ke tahun kita menemukan destinasi-destinasi wisata yang baru. Dalam hal ini Disparpora hadir sebagai wakil dari pemerintah yang akan memback up demi terciptanya wisata yang mampu menumbuhkan perekonomian dan mengurangi tingkat kemiskinan. Jadi, diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan muncul Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional di bidang pariwisata sehingga mampu mengoptimalkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Wiwien Purwaningsih SSos, menjelaskan, pariwisata di Kabupaten Ngawi perlu dukungan dari pelaku ekonomi. “Salah satu tujuan dari seminar kali ini adalah menyampaikan kepada para pelaku Ekonomi Kreatif untuk melakukan dukungan ke bidang pariwisata dengan pengadaan sarana seperti souvenir, aneka kuliner dan sebagainya,” jelasnya.

Lebih lanjut Wiwien mengatakan, seperti diketahui bahwa perekonomian di Kabupaten Ngawi mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Setelah mengikuti sosialisasi ini, para peserta pelaku Ekonomi Kreatif diharapkan dapat mengembangkan usahanya, sehingga bisa mendukung kemajuan di sektor pariwisata dan Pemkab Ngawi melalui Disparpora akan terus berupaya mendorong terwujudnya pengembangan ekonomi kreatif.

“Kami melihat peningkatan kesadaran dari masyarakat untuk membuat terobosan dengan melakukan berbagai kreasi dalam kegiatan usaha. Ini merupakan signal positif dalam pengembangan wisata di Ngawi,” terang Erna Indrawati dari Bapelitbang Kabupaten Ngawi.

Sementara Khafshoh Mubarok sebagai narasumber mengatakan, Kabupaten Ngawi sebagai salah satu tempat potensial dalam bidang wisata tentu mejadi hal yang positif bagi pelaku usaha yang masih terkait pariwisata. “Tinggal bagaimana mengubah mindset masyarakat agar potensi yang ada segera ditindaklanjuti. Salah satunya dengan membentuk jaringan Organisasi Kota Kreatif,” jelasnya. (Adv/Disparpora Kabupaten Ngawi/F.968)