Daerah  

Bersih Desa di Waruk Tengah, Ngawi, untuk Menghormati Para Leluhur Terdahulu

FAKTA – Menjelang bulan Suro atau tahun baru Muharram tahun baru Islam mendatang sudah dimulai perayaan budaya leluhur yang dikemas dengan istilah nyadran atau bersih desa. seperti halnya Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur, Ngawi, telah mengadakan disebut sebagai Kenduri (selamatan) Nyadran.

“Nyadran desa merupakan tradisi Jawa yang terus kita pertahanankan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, serta menghormati para leluhur atau pendahulu yang sudah melakukan babad desa dan awal membangun Dusun dan Desa, serta kita terus membangun desa kedepannya,” jelas Supono, Kepala Desa Waruk Tengah pada awal media ini.

Salah – satu warga mengatakan bahwa nyadran atau bersih desa bagian dari penghormatan para leluhur dulu, serta ikut Handarbeni (ikut serta merasa memiliki desa tempat tinggalnya), 2 Juli 2024.

“Kita harus merasa memiliki dusun dan desa kita, untuk membangun, dan juga Handarbeni untuk menghormati leluhur termasuk yang babad desa desa terdahulu,” ujar Sadimin, warga dusun setempat. (Rif)