Semua  

Anggota DPR Bagi-Bagi Alat Pertanian

Ir Nasit Umar saat bagi-bagi alat pertanian kepada kelompok tani.
Ir Nasit Umar saat bagi-bagi alat pertanian kepada kelompok tani.

IR Nasit Umar bagi-bagi alat pertanian program Ditjen PSP Prasarana dan Sarana Pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Sinjai. Di antaranya

50 unit traktor roda 2, 50 unit mesin pompa air, 3 unit traktor roda 4, 3 unit rice transplenter, 5 unit combain hanvestet, 3 unit power treser padi.

“Prasarana dan sarana pertanian itu dari Kementerian Pertanian, kita tinggal mengalokasikan saja ke kelompok tani. Kita tetap berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Sinjai. Karena tidak akan diberikan alat pertanian itu kepada kelompok tani kalau tidak terdaftar di Kementerian Pertanian. Yang bisa dapat alat pertanian itu adalah kelompok tani yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian selama tiga tahun. Maksudnya, jangan sampai alat-alat itu dibawa lari ketika kelompok tani yang menerimanya tidak jelas. Dan itu pun diverifikasi atau dicek dulu apakah sudah pernah terima, kalau sudah pernah terima diganti yang lain. Itu ditandatangani Kadis Pertanian Sinjai baru bisa diserahkan ke kelompok taninya. Terkait jumlah alat pertanian dan jumlah anggarannya, kami tidak tahu. Kami cuma menerima dan menyalurkannya saja,” papar Nasit Umar.

Nasit Umar juga mengakui bahwa proses dan tendernya di pusat (Kementerian Pertanian). “Harga satuannya berapa, tendernya berapa, pemenang tendernya siapa, kita tidak tahu dan memang kita tidak perlu tahu. Karena anggota DPR RI tidak punya kapasitas untuk mengikuti pengadaan barang dan jasa yang terjadi di Kementerian Pertanian. Tugas kita hanya anggaran, kita tetapkan di kementerian kemudian mengawasi. Tugas kita yang pokok itu 3 yaitu legislasi, budgeting, dan pengawasan,” jelas Nasit Umar saat ditemui Andi Rahmat dari FAKTA di kediamannya Kabupaten Sinjai.

Kadis Pertanian Kabupaten Sinjai membenarkan bahwa permohonan alat pertanian dan merekap semua kelompok tani untuk pembagiannya berdasarkan “restu” dari Bupati Sinjai. “Semua data kelompok tani yang menerimanya dari dinas pertanian,” tuturnya saat ditemui FAKTA di ruangannya. (F.998) www.majalahfaktaonline.blogspot.com / www.majalahfaktanew.blogspot.com