banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Anggaran Pendidikan Belum Sentuh Pembangunan Ruang Kelas Baru

579 views


Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Saifuddin.
Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Saifuddin.

PADA tahun anggaran 2017 nanti Pemkab Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, menganggarkan untuk pendidikan sebesar Rp 1,3 triliun. Anggaran ini mencakup perbaikan fisik sekolah rusak dan operasional pendidikan baik gaji guru maupun BOS.

“Anggaran Rp 1,3 triliun itu belum menjawab soal pendidikan gratis di Sidoarjo. Karena nyatanya, anggaran BOS untuk SD di KUA PPAS hanya dianggarkan Rp 25 ribu, sedangkan idealnya Rp 29 ribu. Anggaran BOS untuk SMP idealnya Rp 70 ribu namun masih dianggarkan Rp 50 ribu, sehingga belum menjawab persoalan pendidikan gratis,” kata Hadi Subiyanto, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo yang membidangi pendidikan.

Anggaran tersebut juga belum mengcover untuk pembangunan kelas baru. “Kalau perbaikan kelas rusak mungkin iya, tapi kita juga masih butuh membangun ruang kelas baru,” tegas Hadi.

Data yang ada, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo membutuhkan ruang kelas baru mencapai 751 lokal kelas. Kebutuhan ruang kelas baru ini sebagai upaya untuk meniadakan shiff pada sekolah dasar yang ada. Saat ini jumlah rombongan belajar saja mencapai 4.528 rombongan dengan kapasitas ruang kelas sebanyak 3.777 buah.

“Kekuatan APBD Sidoarjo untuk tahun 2017 sebesar Rp 4,2 triliun. Anggaran untuk pendidikan di Sidoarjo tahun 2017 sebesar Rp 1,3 triliun atau 32 persen, termasuk untuk gaji pendidik alias guru,” ujar Wakil Bupati Sidoarjo, H Nur Ahmad Saifuddin.

Nur Ahmad menyebutkan, untuk dana BOS tingkat sekolah dasar negeri (SDN) dan sederajat (swasta), nilai idealnya per siswa memang sebesar Rp 29.000 x 253.512 siswa dari SDN dan swasta setahun mencapai Rp 88.222.176.000. Jika ditambah dengan BOS dari pusat, per siswa akan mendapatkan Rp 60.000. Untuk BOS daerah tingkat SMPN/MTsN dan sederajat, per siswa akan mendapatkan Rp 70.500 x 112.368 siswa. Bantuan keseluruhan untuk BOS daerah senilai Rp 96.755.328.000.

“Nilai total BOS daerah untuk siswa SDN sederajat dan siswa SMPN sederajat mencapai Rp 184.977.504.000,” ungkap Nur Ahmad. (solik) majalahfaktaonline.blogspot.com / majalahfaktanew.blogspot.com / majalahfaktacom.wordpress.com / instagram.com/mdsnacks