Majalahfakta.id – Pemilik akun facebook Kanisius Karyadi mendadak ramai dibicarakan netizen Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Sejumlah aksinya yang diposting di facebook mendapatkan ribuan respon positif dari pengguna media sosial itu.
Sejak beberapa pekan terakhir, dirinya setiap hari melakukan aksi pemungutan sampah. Lokasinya bermacam-macam.
Mulai dari sungai Jembatan Taman Seribu Lampu, Jalan RSU Cepu. Seperti pada postingannya pada Sabtu, 24 Juli 2021.
Dalam caption foto yang ia posting di facebook pada tanggal itu dirinya menjelaskan sedang memungut sampah di Jembatan Taman Seribu Lampu, Cepu.
“Saya kembali terjun ke kali (sungai) Jembatan Taman Seribu Lampu, Jalan RSU Cepu, Blora, Jawa Tengah, untuk sedikit memungut sampah yang tercecer di sepanjang aliran kali ini,” dikutip dari postingannya, Minggu (30/7/2021).
“Lalu mengangkut dan mengantarkan ke Tempat Pembuangan Sampah Nglebok, Cepu,” tulisnya lagi.
Menurutnya, meski sedikit dari banyaknya sampah di sepanjang aliran sungai itu yang dipungut, setidaknya ada upaya memperbaiki dan mempercantik lingkungan.
“Membangun kesadaran warga untuk membuang sampah di lokasi yang legal dan diizinkan, memang tidak semudah membalikkan tangan,” katanya.
Ia juga berharap upaya tersebut sebagai edukasi atau pendidikan konkrit bagi masyarakat. Bagaimana pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Praktis, postingannya di group facebook Info Blora pun diserbu netizen. Tentu saja memberikan respon positif. Pemilik akun @fuad fals berkomentar “Panjang umur hal-hal baik”.
Setiap aksinya selalu diposting di group publik facebook. Aksi tersebut ia lakukan setiap hari.
“Sejatinya, Kali (Sungai) bukanlah tempat pembuangan sampah. Marilah membuang sampah di lokasi pembuangan sampah yang legal dan diizinkan,” tulisnya di setiap postingan.
Selain bersih-bersih sampah, Pria yang akrab dipanggil Karyadi ini juga menggalang penghijauan di wilayah Blora dan sekitarnya.
Ribuan bibit dari berbagai macam pepohonan disiapkannya. Ia ditemani relawan lainnya mulai menanam di sekitar Daerah Aliran Bengawan Solo.
Aksinya menghijaukan bumi ini bertujuan mengisi ruang terbuka hijau agar terisi pepohonan yang menyumbang oksigen bagi paru paru dunia.
Selain itu, upaya untuk mengurangi erosi di sekitar sungai.
Tak kalah pentingnya, penghijauan ini diharapkan mampu memperbaiki sirkulasi dan keberadaan air di dalam tanah.
Ia berharap, bumi cukup melimpah oksigen dan air, yang menyegarkan segala mahkluk bumi. (rds)






