FAKTA – Di tengah kemelut refocusing anggaran negara mulai dari daerah sampai ditingkat pusat telah dilakukan. Refocusing merupaka perubahan arah penggunaan anggaran untuk atau demi program strategis nasional.
Dampak negatifnya program tersebut telah terasa di daerah, termasuk media – media informasi terkena imbasnya , sektor dunia kerja, usaha wirswasta ikut kena dampak akibat pengurangan anggaran untuk proyek strategis nasional.
Oleh karena itu program seperti MBG (Makan Bergizi Gratis dan SPPG alat pendukungya, ikut kena imbas
“MBG (Makan Bergizi Gratis) Dan Kopdes merah putih hampir anggaran terfokus ditempat ini, sehingga terdampak sektor lainnya, termasuk infrastruk,” terang Suparman, tokoh masyarakat Ngawi.
“Selain itu dampak anggaran publikasi untuk media online ataupun cetak menurun drastis,” tambahnya, Rabu (18/3/2026).
Dampak lain adalah, meskipun para pegawai negeri yang punya kedudukan atau PNS biasa juga ikut terdampak TPP nya ( Tambahan Penghasil an Pegawai), sebab TPP diberikan berdasarkan kinerja sebagai took ukur sebagai aparatur pelayanan daerah. Contoh yang mendasar masuk absensi ideal 0.7.00 pagi, kadang 7.30- 0.8.00,terlambat dalam absensi TPP bisa berkurang.
“Absensi saya kadang telat atau kesiangan bisa mengurangi TPP, maka ini saya jaga. Dan bisa terlambat TPPnya,” terang Rachmad, Kepala Pelelangan atau ULP, pemda Ngawi. (rif)






