Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Selong Gelar Praktik Barista dalam Program Paket C Vokasi

Lombok Timur, majalahfakta.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menggelar pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C Vokasi bidang barista, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai ini berfokus pada praktik langsung pengolahan dan penyajian minuman, sebagai upaya memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.

Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mumtaz Labuhan Haji dan diikuti oleh warga binaan Lapas Kelas IIB Selong. Berbeda dengan pembelajaran teori pada umumnya, sesi kali ini dirancang sepenuhnya dalam bentuk praktik barista, dengan pendampingan langsung dari jajaran tutor dan instruktur yang memiliki kompetensi di bidangnya.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, bersama Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Direktur PKBM Mumtaz Labuhan Haji, serta jajaran tutor dan instruktur barista. Kehadiran pimpinan kedua institusi menjadi wujud dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan kesetaraan yang terintegrasi dengan pembinaan keterampilan vokasional di dalam lapas.

Melalui praktik langsung tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dalam pengolahan dan penyajian minuman. Setiap tahapan dijalankan dengan pendampingan tutor dan instruktur, sehingga peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga terampil mempraktikkannya secara langsung.

Pembelajaran ini diharapkan tidak sekadar menambah pengetahuan warga binaan, melainkan juga membangun kreativitas serta kesiapan mereka untuk memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembinaan. Dengan keterampilan yang diperoleh, warga binaan diharapkan mampu membuka peluang usaha sendiri maupun memasuki dunia kerja setelah kembali ke masyarakat. Barista dipilih sebagai salah satu bidang vokasional yang memiliki peluang penerapan luas di lingkungan usaha minuman dan layanan makanan.

Program Paket C Vokasi bidang barista ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIB Selong dan PKBM Mumtaz Labuhan Haji dalam mendukung pendidikan kesetaraan yang terintegrasi dengan pembinaan keterampilan vokasional. Kolaborasi tersebut menempatkan pendidikan dan pelatihan keterampilan dalam satu kesatuan program pembinaan. Dengan pola ini, warga binaan tidak hanya memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan setara sekolah menengah atas, tetapi juga dibekali keahlian praktis yang bernilai ekonomis.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Kalapas Selong Sudirman berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan. Hal ini menjadi bagian dari penguatan pembinaan kemandirian melalui jalur pendidikan dan pelatihan keterampilan yang telah dijalankan secara konsisten.

“Warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tegas Sudirman, Kepala Lapas Kelas IIB Selong.

Pembekalan keterampilan menjadi bekal penting agar proses reintegrasi sosial setelah bebas dapat berjalan lebih mandiri dan produktif. (R.fkt)