FAKTA — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (3/4/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Anggota Komisi XIII DPR RI asal Sumatera Barat, Arizal Azis. Pemerintah daerah menilai kehadiran pemerintah pusat ini sebagai momentum strategis untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan desa, terutama pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan langsung Menteri Desa. Ia menilai berbagai program kementerian relevan untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat desa.
“Banyak program Kementerian Desa yang dapat kami implementasikan, khususnya dalam mendukung kebangkitan pascabencana,” ujarnya.
Ia menyebut program desa tematik, desa wisata, hingga desa ekspor sebagai peluang besar untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah daerah, kata dia, telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera menindaklanjuti program tersebut.
Sementara itu, Menteri Desa Yandri Susanto mengatakan kunjungannya merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun desa berbasis potensi lokal.
“Kami menyampaikan berbagai program dalam kerangka ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’ setelah berdialog langsung dengan para wali nagari,” kata Yandri.
Ia menjelaskan, terdapat 12 aksi pembangunan desa yang tengah didorong, antara lain pengembangan desa wisata, desa tematik berbasis komoditas unggulan seperti peternakan dan pertanian, serta desa ekspor.
Selain itu, program tersebut diarahkan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis melalui penguatan rantai pasok berbasis desa, termasuk optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Terkait Dana Desa, Yandri menegaskan tidak ada pemotongan anggaran, melainkan penyesuaian tata kelola agar lebih produktif dan berorientasi pada penguatan ekonomi desa, termasuk melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
“Koperasi desa diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa,” ujarnya.
Rangkaian kunjungan Menteri Desa di Sumatera Barat diawali dari Bandara Internasional Minangkabau, dilanjutkan dengan salat Jumat dan ziarah di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Ulakan. Agenda kemudian mencakup peninjauan program gizi, pembangunan koperasi desa, hingga kegiatan masyarakat di sejumlah nagari di Padang Pariaman. (ss)






