Sertijab Kepala SMKN 2 Batu dari Slamet Winarto ke Budi Purwanto. Era Baru, Semangat Juara

Prosesi serah terima jabatan Kepala SMKN 2 Batu. Dari Bapak Slamet Winarto .M. Pd kepada Bapak Budi Purwanto, S. Pd., MM (Foto: F.1116/majalahfakta.id)

FAKTA – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Aula Al-Ghozali SMK Negeri 2 Batu pada momen Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Sekolah pada kamis (2/4/2026). Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur, pucuk pimpinan SMKN 2 Batu resmi berganti dari Bapak Slamet Winarto, M.Pd., kepada Bapak Budi Purwanto, S.Pd., M.M.

Prosesi ini bukan sekadar pergantian administratif, melainkan sebuah “tukar guling” strategis di mana Slamet Winarto kini mengemban amanah baru sebagai Kepala SMKN 5 Kota Malang, posisi yang sebelumnya dijabat oleh Budi Purwanto. Momentum ini menandai babak baru bagi kedua sekolah unggulan di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Malang-Batu tersebut.

Dedikasi Arganero dan Jejak Manis Slamet Winarto

Dalam sambutan perpisahannya yang penuh kehangatan, Slamet Winarto tak mampu menyembunyikan rasa emosionalnya. Menakhodai SMKN 2 Batu selama 3 tahun 4 bulan, ia mengaku bangga atas sinergi yang telah terbangun. Dengan nada bercanda untuk mencairkan suasana haru, ia menyebut bahwa tugasnya sebagai “junior” telah usai dan kini saatnya dipoles hingga sempurna oleh sang “senior”, Budi Purwanto.

Salah satu warisan ikonik yang ia tinggalkan adalah “Arganero”, varian anggrek khusus milik SMKN 2 Batu yang telah terdaftar resmi di London. Slamet menekankan bahwa setiap produk yang keluar dari sekolah ini harus memiliki daya jual dan nilai ekonomi tinggi, sebuah fondasi kewirausahaan yang ia tanamkan kuat-kuat kepada seluruh warga sekolah.

“Saya titipkan SMKN 2 Batu kepada Pak Budi. Sekolah ini siap dipimpin untuk menuju capaian yang lebih baik lagi. Terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan yang luar biasa selama ini,” ungkap Slamet dengan penuh ketulusan.

Visi Humanis dan Semangat “Finishing” Budi Purwanto

Menyambut tongkat estafet kepemimpinan, Budi Purwanto menyampaikan kekagumannya terhadap penataan lingkungan SMKN 2 Batu yang asri. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah dirintis pendahulunya. Baginya, kepemimpinan adalah soal sinergi dan bekerja dengan prinsip cerdas serta ikhlas.

Budi menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam memimpin. Ia berjanji akan menyentuh aspek-aspek yang perlu disempurnakan (finishing) agar SMKN 2 Batu semakin kokoh secara pondasi prestasi maupun layanan pendidikan.

“Kita harus melakukan inovasi terus-menerus dan percepatan program. Jika kita tidak melesat, kita akan tertinggal. Saya datang untuk belajar dan memperkuat apa yang sudah baik di sini,” tegas pria yang dikenal dengan gaya bicaranya yang teduh tersebut.

Apresiasi Kacabdin: Sertijab Terbaik dan Target LKS 2026

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang (Kota Malang-Kota Batu), Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-langit pada acara Sertijab di SMKN 2 Batu ini. Dari rangkaian roadshow sertijab di enam sekolah, ia menyebut SMKN 2 Batu sebagai yang terbaik karena suasana kekeluargaannya yang sangat kental, terbukti dengan hadirnya MKKS Negeri maupun Swasta.

Dr. Hastini juga memberikan analogi menarik mengenai perjalanan karier Budi Purwanto yang dianggapnya kian “mendingin” dan “menyejuk”. Dari panasnya Madura, pesisir Pasuruan, hingga kini sampai di kesejukan Kota Batu. Ia berharap keteduhan ini membawa berkah bagi prestasi sekolah.

Lebih lanjut, Kacabdin mengingatkan tantangan besar di depan mata, yakni Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk mempertahankan tradisi juara dan mendukung visi “Jawa Timur Cerdas, Pendidikan Berdampak” menuju Indonesia Emas 2045.

Penutup yang Mengharukan

Momen transisi ini ditutup dengan pemandangan yang menyentuh hati. Para guru dan staf SMKN 2 Batu berdiri bersama, menyanyikan lagu “Sampai Jumpa” dengan nada yang syahdu. Isak tangis haru tak terbendung saat lirik demi lirik terucap, mengiringi pelepasan Slamet Winarto dan penyambutan hangat bagi Budi Purwanto.

Acara diakhiri dengan gemuruh yel-yel khas yang membakar semangat: SMK Bisa, SMKN Hebat… SMKN 2 Batu Jaya, Jaya, Jaya! Luar Biasa, Mantab, Melesat!, “Anagata Arkananta!” yang melambangkan harapan akan masa depan yang cerah dan bercahaya. (F.1116)