Cuaca Ekstrem Picu Potensi Karhutla, BPBD Tabalong Siapkan Langkah Antisipasi

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi. (foto: tbl/majalahfakta.id)

FAKTA – Potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta kekeringan diperkirakan meningkat, seiring kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino kuat dan Indian Ocean Dipole positif. Mengantisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Tabalong terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang.

Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran pemerintah pusat dan provinsi terkait kesiapsiagaan pengendalian karhutla tahun 2026. Pihaknya diminta untuk melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pemantauan kondisi wilayah, penilaian awal potensi bencana, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, kesiapan personel serta peralatan penanggulangan bencana juga menjadi fokus utama dalam menghadapi potensi karhutla dan kekeringan di wilayah Tabalong. BPBD juga diminta untuk melakukan langkah antisipatif dan mitigasi sesuai kewenangan daerah, termasuk mempertimbangkan penetapan status siaga darurat bencana apabila kondisi dinilai berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

Namun hingga saat ini, BPBD Tabalong belum menetapkan status siaga darurat karhutla karena masih mempertimbangkan kondisi di lapangan serta arahan dari pemerintah provinsi. Meski demikian, apabila terjadi peningkatan risiko atau dampak yang meluas, penetapan status darurat akan segera dilakukan guna mempercepat penanganan bencana.

“Menurut prediksi atau perkiraan yang disampaikan BMKG, Tabalong sudah mulai memasuki musim kemarau dan diprediksi akan berlangsung hingga Agustus. Kami BPBD Kabupaten Tabalong sudah melakukan persiapan kesiapsiagaan, baik sumber daya manusia, peralatan, maupun logistik, serta melakukan koordinasi lintas sektor dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan relawan,” ujar Haris Fakhrozi, Kalak BPBD Tabalong.

BPBD Kabupaten Tabalong berharap ke depan seluruh upaya penanggulangan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi dalam satu komando. BPBD Tabalong juga memastikan seluruh peralatan penanggulangan bencana dalam kondisi siap digunakan sebagai bagian dari upaya maksimal menghadapi potensi karhutla dan kekeringan. (tbl/eya)