FAKTA – Simposium Nalar Manakarra (SNM) berhasil melaksanakan dengan sukses kegiatan “Sharing Session” atau seminar pendidikan. Salah satu konteks yang relevan adalah pelaksanaan seminar yang bertujuan untuk membangun pemikiran kritis dan pengembangan kompetensi, seperti Education for Critical Thinking (Pendidikan Berpikir Kritis) adalah pendekatan pembelajaran yang bertujuan melatih peserta didik untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi secara rasional, tidak sekadar menerima informasi pasif. Tujuannya adalah membentuk individu mandiri yang mampu memecahkan masalah, membuat keputusan tepat, dan menghindari bias.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 17 Maret 2026, di lokasi Manakarra Tower, ikon baru pusat kota Mamuju yang dirancang sebagai pusat taman kota dan daya tarik wisata kota Mamuju Sulawesi Barat.
Dalam kegiatan tersebut bertema ” Kalau Untuk Berilmu Harus Ke Kota Jawa, Lantas Apa Gunanya kota Kita? Membongkar Mitos Kota Pendidikan Dan Menghidupkan Tradisi Intelektual Pemuda Daerah”.
Lanjut, kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menghidupkan kembali semangat Pemuda – pemuda Manakarra bahwa Pendidikan dan ilmu Pengetahuan itu sangat penting di masa ini.
Dalam kegiatan yang digelar terdiri beberapa Elemen OKP Eksternal dan Internal Perguruan tinggi mahasiswa dan siswa SMA, yang Visi dan Misinya berkomitmen untuk menjaga dan meneruskan kegiatan ini agar menjadi wadah untuk seluruh pemuda – pemuda Sulawesi yang ingin menambah wawasan dan Pengalaman serta mempererat Tali silaturahmi.
Lebih lanjut kegiatan yang dilaksanakan “Simposium Nalar Manakarra” tersebut salah satu pemantik dari Gerakan Vendetta, Fergiawan Rai Zacky, sangat mengapresiasi dan bangga, Bahwa ternyata masi banyak sampai hari ini pemuda – pemuda Manakarra yang peduli terhadap Pendidikan dan Ilmu pengetahuan, ” ungkapnya pada media fakta 18 Maret 2026.
”Saya berharap kegiatan ini harus terus berlanjut kedepannya agar dapat membangun dan membawa nama Sulawesi Barat lebih baik dan besar Kedepannya dalam dunia pendidikan dan Mencetak pemuda – pemuda yang kaya akan ilmu pengetahuan,” harapnya. (Ammank-007)






