FAKTA – Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Desa Dukuh Salam, Slawi Kabupaten Tegal menimbulkan aliran Sungai Tanyem membludak.
Akibat derasnya air, bronjong di wilayah RT 01 RW 05 Desa Dukuh Salam jebol. Kondisi tersebut kini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar, terutama yang rumahnya berada di dekat bantaran sungai.
Agus Riyadi, mantan Kepala Desa Dukuh`mengungkapkan, curah hujan yang cukup tinggi terjadi pada Kamis,12 Februari 2026, bronjong yang berdekatan rumahnya yang berfungsi sebagai penahan tanah di tepi sungai mulai rusak dan tergerus.
“Aliran sungai sekarang sangat deras. Bronjong di tepi sungai sudah mengalami kerusakan. Pas kebetulan Bronjong dekat rumah Saya jebol. Saya khawatir kalau bronjong yang berada di sebelah timur rumah sampai jebol, dan berdampak rumah warga kebanjiran” ujar Agus Riyadi saat ditemui di lokasi, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurutnya, jika bronjong tersebut tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin akan terjadi longsor yang dapat mengancam permukiman warga di sekitarnya. Terlebih posisi bronjong yang rusak berada cukup dekat dengan rumah penduduk.
Warga berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari Pemerintah Kabupaten Tegal agar segera dilakukan penanganan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. Selain perbaikan bronjong, warga juga meminta adanya penguatan struktur penahan tebing sungai guna mengantisipasi derasnya arus saat musim hujan, tuturnya.
Hingga saat ini, masyarakat setempat masih terus memantau kondisi bantaran sungai, terutama ketika debit air meningkat. Mereka berharap langkah antisipasi segera dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan warga di sekitar Sungai Tanyem. (sus)






