Anggota DPRD Padang Pariaman Taufik Hidayat Serap Aspirasi Warga Dapil II

Anggota DPRD Padang Pariaman Taufik Hidayat Serap Aspirasi Warga Dapil II.

FAKTA — Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Hidayat, menggelar kegiatan reses di lokasi yang tidak lazim, yakni Cafe Lega, Lubuk Alung, Jumat malam. Kegiatan tersebut dihadiri warga dari tiga kecamatan Daerah Pemilihan (Dapil) II, yaitu Lubuk Alung, Batang Anai, dan Sintoga.

Pemilihan kafe sebagai lokasi reses dimaksudkan untuk menciptakan suasana yang lebih terbuka dan dialogis, sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa sekat formal. Dalam kesempatan itu, Taufik menegaskan peran anggota DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang MD3 dan kode etik DPR, yakni sebagai wakil rakyat yang wajib menyerap aspirasi, melakukan pengawasan, dan memperjuangkan kepentingan publik.

“Reses adalah momentum untuk mendengar langsung keluhan, harapan, dan usulan masyarakat tanpa perantara,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan, kegiatan reses memiliki fungsi strategis dalam sistem demokrasi daerah. Selain sebagai sarana penyerapan aspirasi, reses juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah serta bentuk pertanggungjawaban politik kepada konstituen.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan berbagai persoalan, terutama terkait dampak bencana alam yang masih dirasakan masyarakat. Sejumlah aspirasi yang mengemuka antara lain perbaikan permukiman warga, jalan rusak, serta jembatan penghubung yang dinilai penting bagi pemulihan aktivitas ekonomi.

Masyarakat juga berharap Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang melekat pada anggota dewan dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana.

Menanggapi hal tersebut, Taufik menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi agar dapat diakomodasi dalam perencanaan dan pembahasan anggaran daerah. Ia menegaskan bahwa Pokir DPRD harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Pokir bukan milik pribadi anggota dewan, melainkan sarana untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain menyerap aspirasi pembangunan, reses tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi politik. Menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak, Taufik mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilih secara cerdas dengan mempertimbangkan integritas dan kapasitas calon pemimpin nagari.

Kegiatan reses di Cafe Lega tersebut berlangsung dalam suasana diskusi yang terbuka dan kondusif, mencerminkan upaya mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat dalam proses demokrasi di tingkat lokal. (ss)