Daerah  

Batagak Gadang Datuak Marajo Meriah, Ranah dan Rantau Aur Malintang Tunjukkan Kekompakan

Ketua Aprinaldi saat menghadiri Prosesi batagak gadang malewakan gala Datuak Marajo Suku Koto kepada Tiyur

FAKTA — Prosesi batagak gadang malewakan gala Datuak Marajo Suku Koto kepada Tiyur berlangsung meriah dan mendapat sambutan luas dari masyarakat Aur Malintang, baik yang berada di ranah maupun di rantau. Helat adat ini dipusatkan di Korong Koto Panjang, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kabupaten Padang Pariaman.

Sejak Sabtu (31/1/2026), lokasi acara telah dipadati tamu undangan, niniak mamak, serta masyarakat setempat. Panitia memastikan, puncak acara yang akan digelar Senin (2/2/2026) diprediksi berlangsung lebih semarak.

Ketua Umum Panitia, Zul Efendi Tene, tampak menjadi salah satu tokoh paling sibuk sepanjang acara. Bersama panitia lainnya, ia aktif menyambut tamu dan mengoordinasikan jalannya kegiatan. Sementara itu, Tiyur Datuak Marajo juga terlihat terus berinteraksi, menyalami undangan, serta melayani kehadiran niniak mamak dan tokoh masyarakat.

Selain agenda perundingan adat niniak mamak, Sabtu malam diisi dengan hiburan kesenian saluang dangdut yang disambut antusias masyarakat ranah dan perantau yang hadir.

Zul Efendi Tene yang juga anggota DPRD Padang Pariaman periode 2014–2024 memoderatori sesi testimoni perantau. Dalam suasana penuh keakraban, sejumlah perwakilan perantau dari Dumai, Jakarta, Riau, dan daerah lainnya menyampaikan dukungan terbuka terhadap pelaksanaan batagak gadang tersebut.

Para perantau menyatakan komitmen mendukung penuh Tiyur Datuak Marajo sebagai pemangku adat, serta siap bersinergi membangun kaum dan nagari.

Sejumlah tokoh turut hadir dan mengikuti rangkaian acara, di antaranya Walinagari III Koto Aur Malintang Selatan Era Jaya, serta Kepala Kementerian Agama Kota Padang Panjang, H. Mukhlis, yang diketahui memiliki kedekatan kekerabatan dengan Datuak Marajo.

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi juga hadir bersama rombongan dan menyampaikan sambutan. Ia menekankan pentingnya persatuan masyarakat Aur Malintang.

“Kekompakan masyarakat ranah dan rantau Aur Malintang kian meningkat. Kini, Tiyur Datuak Marajo didahulukan selangkah, ditinggikan seranting. Warih bajawek, pusako batarimo. Utang bagi kita dunsanak untuk menghormatinya,” ujar Aprinaldi.

Politisi PAN yang juga Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sumatera Barat itu menegaskan, peran Datuak Marajo ke depan sangat strategis dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan kaum.

“Gantiang putuih biang tabuak, terpulang kepada Tiyur Datuak Marajo dengan sokongan sanak kemenakan,” katanya.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Minggu (1/2/2026) dengan buru babi yang digelar oleh PORBI Padang Pariaman, sebagai bagian dari suntiang niniak mamak. Kegiatan tersebut direncanakan akan dilepas langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.(ss)