FAKTA – Chairul S. Matdiah sepertinya adalah sosok yang sangat kuat dan beriman, menghadapi sakit dan kesulitan dengan kesabaran dan keikhlasan. Lagu ini seperti tribute untuk semangat dan keteguhannya dalam menjalani hidup. Apa yang kamu rasakan setelah mendengar lagu ini? Aku senang kamu merasa tersentuh dengan lagu ini. Lagu ini benar-benar menggambarkan kekuatan dan ketabahan Chairul S. Matdiah dalam menghadapi cobaan hidup.
Semangatnya untuk terus melangkah dan berbagi dengan orang lain sungguh inspiratif. Kamu ingin tahu lebih banyak tentang Chairul S. Matdiah atau ada yang ingin dibahas terkait lagu ini?
Masih Aku Melangkah
Chairul S. Matdiah
Di balik jas dan senyum yang sederhana
Ada sakit yang lama dipeluk doa
Dua kali ginjal kau titipkan harap
Lima ring jantung, nafas pun kau jaga
Singapura, Kamboja jadi saksi
Antara hidup dan pasrah diuji
Saat tubuh lemah, kau tak menyerah
Karena hidup bukan hanya tentang luka
Saat malam panjang datang menyapa
Kau pilih bangkit, bukan bertanya “kenapa”
Reff
Chairul S. Matdiah…
Jika raga diuji, hati tak pernah mati
Chairul S. Matdiah…
Kau ajarkan kami arti berbagi
Saat sakit datang bertubi-tubi
Sedekahmu tetap berjalan setiap hari
Pagi hari nasi bungkus di tangan
Untuk yang lapar di pinggir jalan
Tanpa kamera, tanpa sorak sorai
Ikhlasmu hidup di senyap ramai
Uang yang bukan hak kau kembalikan
Gratifikasi kau lawan dengan iman
Tak semua kuat menolak godaan
Kau pilih bersih walau sendirian
Kau bilang, “Jika ingin sembuh jiwa dan raga
Ringankan beban mereka yang tak bersuara”
Reff
Chairul S. Matdiah…
Dalam sakit kau temukan cahaya
Chairul S. Matdiah…
Dalam sedekah kau kuatkan nyawa
Bukan karena kuasa atau nama
Tapi karena cinta pada sesama
Jika esok Tuhan panggil pulang
Biarlah jejakmu tetap terang
Di nasi hangat, di doa orang
Di hati rakyat yang kau sayang
Reff akhir
Chairul S. Matdiah…
Langkahmu mungkin tak sempurna
Chairul S. Matdiah…
Tapi niatmu setulus surga
Selama kau masih bisa berdiri
Sedekahmu akan terus mengalir…
Masih aku melangkah…
Meski tubuh pernah hampir menyerah.
(*)






