Plh Bupati Tegal Hadiri Hari Bakti Imigrasi, Momentum Penguatan Layanan dan Percepatan Kantor Imigrasi Tegal

Plh Bupati Tegal sekaligus Wakil Bupati Tegal, Akhmad Kholid saat menghadiri Hari Imigrasi

FAKTA – Pelaksana Harian (Plh) Bupati Tegal Ahmad Kholid menghadiri syukuran Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Pengayoman, Tangerang, Senin (26/1/2026).

Dalam keterangannya, Ahmad Kholid menyampaikan apresiasi atas peran imigrasi sebagai garda terdepan penjagaan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus penyedia layanan publik strategis bagi masyarakat.

“Selamat Hari Bakti Imigrasi ke-76. Momentum ini sangat penting untuk memperkuat komitmen imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang negara dan pelayan masyarakat,” ujar Ahmad Kholid.

Ia juga menyambut baik rencana pembangunan Kantor Imigrasi di Kabupaten Tegal yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juni 2026. Menurutnya, kehadiran kantor imigrasi tersebut akan memberikan kemudahan akses layanan keimigrasian bagi masyarakat Kabupaten Tegal.

“Alhamdulillah, meskipun gedung kantor permanen belum dibangun, pelayanan imigrasi di Kabupaten Tegal sudah berjalan dan saat ini berlokasi di bekas Kantor GOW, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Slawi. Ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan paspor dan keimigrasian lainnya,” jelasnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tegal siap mendukung dan bersinergi agar pelayanan imigrasi semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat sehingga keberadaan imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 dilaksanakan secara sederhana melalui kegiatan tasyakuran sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat di berbagai daerah.

Dengan mengusung tema “Imigrasi Berbakti, Indonesia Maju”, Agus Andrianto menekankan bahwa imigrasi tidak hanya berperan dalam pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional.

“Imigrasi harus hadir sebagai institusi yang profesional, berintegritas, humanis, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus menjaga kedaulatan negara,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan keimigrasian ke depan akan difokuskan pada penguatan layanan berbasis digital, peningkatan pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), serta dukungan terhadap iklim investasi yang sehat dan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 telah berlangsung sejak 8 hingga 26 Januari 2026 dan diisi dengan berbagai kegiatan sosial serta penguatan kelembagaan.

“Kegiatan Hari Bakti Imigrasi tahun ini difokuskan pada efektivitas dan efisiensi yang berdampak langsung bagi masyarakat, antara lain bakti sosial, donor darah, penyaluran bantuan sembako, serta penguatan layanan dan infrastruktur keimigrasian,” ungkap Yuldi.

Ia menjelaskan, hasil Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi juga menghasilkan rencana aksi Direktorat Jenderal Imigrasi 2026 dengan fokus pada penguatan layanan digital, penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal investor, pencegahan tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia, serta peningkatan sarana dan prasarana di wilayah perbatasan.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan turut meresmikan 18 kantor imigrasi baru di Indonesia, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Tegal, sebagai simbol perluasan kehadiran negara dan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. (Iwan Martikno)