Daerah  

Air Bersih Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana di Padang Pariaman

Wabub Rahmat Hidayat meresmikan Program Bantuan Bencana Penyediaan Air Bersih dari PLN Nusantara Power kepada Kepolisian Daerah Sumatera Barat di Perumahan Griya Bukit Sejahtera, Korong Surantiah Parak Pisang, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Selasa, 20 Januari 2026.

FAKTA — Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana. Tanpa akses air yang layak, upaya pemulihan sosial dan ekonomi warga akan berjalan timpang.

Penegasan itu disampaikan Rahmat saat meresmikan Program Bantuan Bencana Penyediaan Air Bersih dari PLN Nusantara Power kepada Kepolisian Daerah Sumatera Barat di Perumahan Griya Bukit Sejahtera, Korong Surantiah Parak Pisang, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Selasa, 20 Januari 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi PLN Nusantara Power dan Polda Sumatera Barat untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana, terutama dalam menjamin kembali akses air bersih yang terganggu akibat rusaknya infrastruktur.

Dalam sambutannya, Rahmat mengapresiasi dukungan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa bencana yang melanda Padang Pariaman berdampak serius terhadap layanan air bersih, dengan hampir 60 persen wilayah pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak dapat dialiri air.

“Air adalah sumber kehidupan. Ketika bencana merusak jaringan air, masyarakat langsung merasakan dampaknya. Bantuan ini sangat berarti untuk memulihkan aktivitas sehari-hari warga,” kata Rahmat.

Ia juga memuji koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam memetakan wilayah-wilayah yang paling membutuhkan pasokan air bersih. Hingga kini, menurut dia, masih terdapat sejumlah titik yang belum terlayani dan harus dipasok menggunakan mobil tangki.

“Kami berharap dukungan ini berlanjut, karena kebutuhan air bersih permanen di beberapa wilayah masih sangat mendesak,” ujarnya.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan air bersih merupakan fondasi utama kesehatan masyarakat sekaligus prasyarat pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Nusantara Power, kata dia, berkomitmen hadir memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan masyarakat.

“Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Ruly.

Sementara itu, Wakil Kepala Polda Sumatera Barat Brigadir Jenderal Polisi Solihin menyatakan kesiapan institusinya untuk memperluas program penyediaan air bersih ke sekitar 40 titik lainnya. Menurut dia, air menjadi kebutuhan paling krusial saat bencana melanda.

“Program ini benar-benar memberi kehidupan bagi masyarakat. Kami berterima kasih atas kepedulian PLN Nusantara Power,” kata Solihin.

Peresmian program ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis, penekanan sirene bersama, serta pembukaan kran air sebagai tanda dimulainya operasional fasilitas air bersih. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran PLN Nusantara Power, pimpinan organisasi perangkat daerah, Camat Batang Anai, serta masyarakat setempat. (ss)