Daerah  

Bupati Padang Pariaman Tinjau Huntara Batang Anai, 40 Unit Ditargetkan Siap Huni Pekan Depan

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Korong Talao Mundam, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Sabtu, 17 Januari 2026.

FAKTA — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat penyediaan hunian sementara bagi korban banjir. Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Korong Talao Mundam, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Sabtu, 17 Januari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan huntara berjalan sesuai target sehingga dapat segera ditempati warga terdampak banjir. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Pariaman Zahirman, Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Camat Batang Anai, serta Wali Nagari setempat.

Pelaksana pembangunan, PT Nindya Karya, menargetkan pengerjaan huntara rampung dalam waktu sekitar 10 hari dan dijadwalkan selesai pada 22 Januari 2026. Setelah itu, hunian sementara tersebut siap digunakan oleh masyarakat yang terdampak banjir.

John Kenedy Azis mengapresiasi progres pembangunan yang dinilainya berlangsung cepat dan sesuai perencanaan. Ia menyebut percepatan pembangunan menjadi prioritas agar warga tidak terlalu lama berada dalam kondisi darurat.

“Progresnya sangat cepat. Terima kasih kepada PT Nindya Karya yang berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu kurang lebih sepuluh hari. Insyaallah tanggal 22 Januari sudah tuntas,” kata John Kenedy Azis di lokasi peninjauan.

Di kawasan tersebut dibangun 40 unit huntara dengan luas masing-masing sekitar 20 meter persegi. Menurut Bupati, lokasi pembangunan relatif aman karena tidak terdampak banjir saat kejadian sebelumnya.

“Lokasinya bagus dan aman, terbukti saat banjir kemarin tidak tersentuh air. Saya berharap saudara-saudara kita yang terdampak banjir, khususnya dari Banda Cino dan Talao Mundam, minggu depan sudah bisa menempati huntara ini. Bangunannya rapi dan layak huni,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menargetkan huntara ini menjadi solusi sementara sebelum pembangunan hunian tetap bagi warga korban banjir direalisasikan.(SS)