Gebrakan Perdana Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba Tancap Gas 8 Touch Point Polri Jadi Harga Mati

FAKTA – Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba langsung menunjukkan gaya kepemimpinan tegas sejak hari pertama menjabat.

Ia memimpin apel jam pimpinan perdana yang digelar di Aula Mapolres Badung, Senin (12/1/2025), menandai langkah awal konsolidasi internal di jajaran Polres Badung.

Apel pagi tersebut dihadiri Wakapolres Badung Kompol I Gede Suarmawa, para pejabat utama Polres Badung, seluruh Kapolsek jajaran, serta personel Polres Badung dari unsur perwira, bintara hingga aparatur sipil negara.

Kehadiran lengkap jajaran ini menjadi simbol kesiapan institusi menyongsong arah kebijakan baru di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru.

Kegiatan apel jam pimpinan bukan sekadar seremonial. Momentum ini dimanfaatkan untuk menyatukan pandangan, mempertegas komitmen, sekaligus memastikan seluruh personel bergerak dalam satu garis kebijakan.

Evaluasi kinerja dan kesiapan personel juga menjadi fokus utama demi menjamin pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

Dalam arahannya, AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh anggota Polres Badung yang dinilai berjalan baik dan bebas dari pelanggaran.

Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat lengah, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas.

Kapolres menekankan pentingnya soliditas dan rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, kekompakan internal menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Secara tegas, AKBP Joseph menyoroti optimalisasi Delapan Touch Point Polri sebagai wajah nyata pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.

Mulai dari peran Samapta sebagai garda terdepan, layanan darurat 110, pelayanan administrasi kepolisian, hingga fungsi lalu lintas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Tak hanya itu, penanganan aksi unjuk rasa secara humanis, respons cepat dalam situasi darurat dan bencana, penguatan peran Bhabinkamtibmas serta patroli dialogis, hingga penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, disebut sebagai elemen yang tidak bisa ditawar.

“Delapan Touch Point Polri harus benar-benar dioptimalkan. Inilah wajah Polri yang dilihat, dirasakan, dan dinilai langsung oleh masyarakat,” tegas AKBP Joseph Edward Purba.

Menutup arahannya, Kapolres Badung mengimbau seluruh personel untuk saling mengingatkan, menjauhi segala bentuk pelanggaran, serta mempersiapkan setiap kegiatan secara matang.

Ia berharap, dengan optimalisasi 8 Touch Point Polri, kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Badung tetap aman, tertib, dan kondusif. (F1)