FAKTA – Sudah hampir lima belas hari ruas jalan provinsi kalimantan selatan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Amuntai tergenang air. Hal tersebut curah hujan di kabupaten hulu sungai utara jalan provinsi banyak tergenang air. Selain curah hujan di wilayah tetangga kabupaten tabalong curah hujan sangat tinggi dipengungan hulu tabalong yang menambah debit air di sungai nagara hsu melebihi ketingian pada badan jalan.
Warga yang berdomisi dibantaran sungai nagara hsu mengharapkan pemerintah daerah kabupaten dan provinsi mengeruk sungai yang kini sangat dangkal yang mana tiap tahun langganan banjir. hingga berita ini diwartakan wartawan majalah fakta di wilayah kediaman terdampak banjir ini. untuk dapat menindaklanjuti rakor yang diinisiasi pj bupati hsu tahun 2023 lalu untuk dikaji ulang dampak banjir tiap tahun jadi langganan banjir.
Jalan provinsi di kabupaten hsu pantauan media ini jalan tergenang air. kecamatan amuntai utara paling parah desa pakapuran rt.01 amuntai yang mana halaman rumah wartawan media ini tergenang air dan jalan rakha desa pakapuran kecamatan amuntai utara kabupaten hulu sungai utara, kecamatan amuntai tengah termasuk ruas jalan utama perkantoran bupati hsu dan perkantoran dinas lain. Selain itu ruas jalan menuju kecamatan danau panggang dari kecamatan sungai pandan (alabio) kecamatan babirik, kecamatan sungai tabukan. Hingga menuju kecamatan danau panggang pada hari senin malam dilaksanakan haul ke 2 abah guru danau ( KH.Asmuni ) jamaah haul guru danau datang berhadir dalam acara haul ke 2 dikecamatan danau panggang dalam kondisi banjir di wilayah tersebut.
Jamaah haul ke 2 abah guru danau dikecamatan danau panggang jamaah tidak perlu makan di warung. Warga masyarakat dijalan sudah menyediakan rest area disepanjang jalan umum baik makanan dan minuman gratis teh, kopi dan makanan ringan yang menjadi tradisi haul abah guru sakumpul di martapura dan abah guru danau kh. asmuni di danau panggang (ey)






