FAKTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia membahas secara khusus rencana pengembangan Surabaya Regional Railway Line (SRRL), sebuah proyek transportasi strategis yang ditargetkan memasuki tahap ground breaking pada tahun 2027.
Pertemuan tersebut menandai penguatan kerja sama internasional dalam upaya membangun sistem transportasi publik massal yang modern dan berkelanjutan di Jawa Timur.
SRRL dirancang sebagai tulang punggung transportasi kawasan aglomerasi Surabaya Raya. Proyek ini mendapat dukungan dari Pemerintah Jerman, Uni Eropa, serta KfW Development Bank.
Kolaborasi lintas negara tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan transportasi publik di Jawa Timur tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga mengadopsi standar global yang ramah lingkungan dan terintegrasi.
Dalam konteks tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dr. Nyono menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan transportasi yang berpihak pada kepentingan publik.
Menurutnya, SRRL bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menekan kemacetan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah penyangga Surabaya.
Keberadaan SRRL diharapkan mampu menjawab persoalan mobilitas yang selama ini menjadi tantangan utama kawasan perkotaan.
Dengan sistem perkeretaapian regional yang terintegrasi, masyarakat dapat berpindah dengan lebih cepat, aman, dan efisien, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang berdampak pada kepadatan lalu lintas dan pencemaran udara.
Lebih jauh, proyek ini diproyeksikan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
Akses transportasi yang andal akan membuka peluang baru bagi aktivitas bisnis, pariwisata, serta pergerakan tenaga kerja, sehingga memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dishub Provinsi Jatim menambahkan, dukungan penuh terhadap SRRL sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan mitra internasional diharapkan mampu mewujudkan layanan transportasi publik massal yang menjadi kebanggaan Jawa Timur di masa depan. (nyo)






