Semua  

PAMIT KENAL DIRUT PD PASAR BOJONEGORO

Foto bersama seusai acara pamit kenal Dirut PD Pasar Bojonegoro.
Foto bersama seusai acara pamit kenal Dirut PD Pasar Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Bupati Bojonegoro memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

TERHITUNG sejak tanggal 3 Juli 2017 Pjs Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Bojonegoro dijabat oleh H M Nur Cholis Majid SE. Dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, No. 188/203/KEP/412.013/2017 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dirut PD Pasar Bojonegoro.

Sangat tepat Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, menempatkan H M Nur Cholis Majid SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pemasaran sekaligus merangkap sebagai Kabag Kamtib. Karena kesuksesan mantan staf Kedutaan Besar RI di Negeri Tirai Bambu (RRC) tersebut di lingkungan PD Pasar bukan sekedar permainan sulap “Mbah TARNO”. Walaupun menyandang gelar S1 namun H M Nur Cholis Majid SE memilih karier di PD Pasar Kabupaten Bojonegoro, setapak demi setapak yakni mulai dari memungut retribusi (uang sapon), Kepala Pasar Kalitidu, Pasar Kota, Pasar Banjarjo, Kabag Pemasaran dan Pembina Pedagang merangkap Kabag Kamtib. Ditambah pengalamannya dari negeri tirai bambu sang penguasa ekonomi dunia, mantan jurnalis Majalah Pertiwi ini diyakini akan mampu mensukseskan gerbang PAD Kabupaten Bojonegoro yang bersumber dari perekonomian pasar. Demikian komentar beberapa tokoh pelaku perekonomian pasar di Kabupaten Bojonegoro.

Dirut PD Pasar Bojonegoro yang baru, H Nur Cholis Majid SE.
Dirut PD Pasar Bojonegoro yang baru, H Nur Cholis Majid SE.

Sedangkan menurut Dirut PD Pasar Bojonegoro yang baru tersebut bahwa yang akan dilaksanakannya dalam upaya mencapai target bersama 103 karyawan yang terdiri dari karyawan tetap 54 orang, karyawan kontrak 33 orang, dan honorer 16 orang, adalah apa yang disebutnya dengan istilah macan menimang gogor. Yakni, bila anak buah berprestasi akan diberikan reward kategori 1 – 2 – 3, akan tetapi kalau bermalas-malasan ya ditinggal.

Sesuai yang disampaikan oleh tim pengawas dan senior yang diganti yakni Sugik SSos bahwa dirut yang baru akan meningkatkan semua program yang telah dijalankan dirut yang lama. Yakni, akan meningkatkan kedisiplinan karyawan, termasuk di antaranya dalam hal kehadiran, kinerja, maupun melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat, dengan sistem target, baik target pendapatan maupun target yang lain. Suatu misal ketepatan waktu, ketertiban dan kebersihan. Dan juga akan mencari terobosan guna pemenuhan target yang dibebankan oleh pemkab, yakni dalam hal ini akan melakukan evaluasi, baik pendapatan, penyelesaian masalah/komplin, dengan waktu seminggu sekali.

Selain itu juga akan menggali dan mengevaluasi potensi sebagai sumber pendapatan dari berbagai sektor yang ada di masing-masing unit pasar. Dan juga meningkatkan koordinasi lintas sektor, seperti SKPD terkait, muspika, pemdes, paguyuban pedagang, maupun di masing-masing lingkungan pasar setempat.

Sumber PD Pasar Kabupaten Bojonegoro

Dijelaskan pula oleh mantan pembina pramuka di SMA Negeri Kalitidu (Pak H Nurcholis Majid) bahwa PD Pasar Bojonegoro mempunyai sumber pendapatan dari luar pasar, bea pasaran, penerbitan baru SIPTU, heregristrasi SIPTU, pengalihan hak pakai SIPTU, sewa tempat promosi dan reklame, jasa penitipan kendaraan, jasa merk (OM TOLILET OM).

Suasana rapat pamit kenal Dirut PD Pasar yang lama dengan Dirut PD Pasar yang baru.
Suasana rapat pamit kenal Dirut PD Pasar yang lama dengan Dirut PD Pasar yang baru.

“Untuk Unit Pasar akan berlomba-lomba mencapai target, maka yang berprestasi akan diberikan reward 1, 2, 3. Yang tidak tercapi targetnya akan dicek/dievaluasi penyebabnya, dideteksi apa disebabkan oleh faktor potensi (SDM) yang menurun/human error, atau memang karier yang kurang optimal, dan ini akan dijadikan bahan evaluasi manajemen kinerja Unit Pasar,” tuturnya kepada Eko Purnomo dari FAKTA.

Masalah pemasaran, sambungnya, seperti ketika dirinya menjadi staf Kedutaan Besar RI di China. Maka dari pergaulan marketing tingkat dunia seperti itu, misal Jepang bagaimana pola marketingnya, China bagaimana, Singapura bagaimana. “Kita di sela-sela waktu bisa berkomunikasi dengan para pelaku ekonomi tingkat dunia. Seperti di negara China kan negara merupakan soko guru perekonomian dunia. Maka, biar sekolah S1, berawal dari tukang pungut sapon, ya memang itu jalan menuju Roma. Alhamdulillah dan terima kasih kepada semuanya teman/rekan kerja, termasuk pada senior (Dirut yang lama, Sugik SSos) atas binaan beliau selama ini dan teman-teman yunior,” jelas Pak H Nurcholis Majid yang akrab disapa Pak Kaji Ajik yang selalu bernuansa bijaksana ini.

Foto bersama seusai acara pamit kenal Dirut PD Pasar Bojonegoro.
Foto bersama seusai acara pamit kenal Dirut PD Pasar Bojonegoro.

Sementara dari Badan Perekonomian, Titis menitipkan pesan supaya lebih cermat dalam memberikan kepercayaan serta pengawasan kepada karyawan, dan lebih intens koordinasi dengan pedagang dan perdagangan.

Sedangkan dari Dinas Perdagangan, Aziz juga menyatakan, untuk lebih meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan dinas perdagangan.

Dan, Dirut PD Pasar yang lama, Sugik SSos, selain pamit purna tugas, juga mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dan mohon maaf bila ada kekurangannya, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada H Nurcholis Majid SE.

Kepala Unit Padangan, Purniawati, punya harapan pada dirut yang baru yakni membawa keberhasilan serta lebih baik dari yang sudah baik.

Dari kanan : Dirut PD Pasar yang baru, Dirut PD Pasar yang lama, istri Dirut PD yang lama, istri Dirut PD Pasar yang baru, dan Kepala Unit Pasar Padangan (Bu Purniawati).
Dari kanan : Dirut PD Pasar yang baru, Dirut PD Pasar yang lama, istri Dirut PD yang lama, istri Dirut PD Pasar yang baru, dan Kepala Unit Pasar Padangan (Bu Purniawati).

Hadir dalam acara tersebut Badan Pengawas, H Warsito, Dinas Perekonomian, Titis dan kawan-kawan, Dinas Perdagangan, Aziz, dirut yang lama, dirut yang baru, dan staf struktural serta para kepala pasar unit se-Bojonegoro di antaranya Unit Bojonegoro, Banjarjo, Sugiwaras, Kedungadem, Kalitidu, Dander, Padangan, Sroyo, Kedewan, Sukorejo, Kanor, Malo. (F.463)