Dishub Provinsi Jatim Rayakan Hari Perhubungan Nasional dengan Capaian dan Inovasi Transportasi

FAKTA – Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) bukan sekadar agenda tahunan penuh seremoni.

Di balik peringatan ini, ada semangat kolektif untuk terus menghadirkan transportasi yang lebih selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Transportasi adalah urat nadi pembangunan, jembatan antarwilayah, sekaligus penggerak ekonomi yang membawa Indonesia menuju masa depan lebih maju.

Dengan semangat “Bakti Transportasi untuk Negeri”, sektor perhubungan diharapkan menjadi kekuatan pemersatu bangsa, membuka aksesibilitas, hingga memberikan pelayanan publik yang lebih humanis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono, turut menyampaikan apresiasinya di momen Harhubnas 2025 ini.

“Mari bersama wujudkan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk Indonesia Maju,” ungkapnya.

Trans Jatim, Inovasi Publik Nasional

Satu capaian membanggakan datang dari Trans Jatim yang dinobatkan sebagai inovasi publik terbaik nasional.

Atas prestasi ini, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima Pemimpin Daerah Awards 2025.

Trans Jatim kini sudah hadir di enam koridor kawasan Gerbangkertasusila dengan layanan berbasis aplikasi digital, tarif terjangkau Rp5 ribu untuk umum dan Rp2.500 untuk pelajar maupun santri.

GKS+ dan SUMP, Arah Baru Mobilitas Berkelanjutan

Mobilitas Gerbangkertasusila (GKS+) juga makin terintegrasi. Dengan Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) yang rampung Juli 2024, Jawa Timur menargetkan :

700 km layanan transportasi berbasis jalan, rel, dan air

25 titik intermoda Hubungan Umum Nasional (HUN)

Lonjakan pengguna transportasi umum 3,5 kali lipat

Penurunan kemacetan hingga 64%

Pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 38%

Sebagai wilayah dengan kontribusi 53,5% perekonomian Jawa Timur, kawasan GKS+ diproyeksikan menjadi motor pertumbuhan baru yang ramah lingkungan.

Dukungan Internasional dan Kereta Api Perkotaan

Transportasi Jawa Timur juga mendapat dukungan global. Pemerintah Inggris memberikan hibah studi pembangunan kereta api perkotaan, yang melibatkan firma internasional Mott MacDonald dan PwC. Kajian ini menjadi fondasi transportasi publik modern dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Layanan Semakin Luas, dari Bus, Kereta hingga Bandara

Tak berhenti di situ, beberapa kabar baik lain turut memperkuat peran Dishub Provinsi Jatim :

Koridor VII Trans Jatim segera hadir Oktober 2025, melayani rute Terminal Lamongan Selatan – Paciran (45 km) dengan 15 armada bus.

Empat rute baru kereta api hadir dalam 2023–2024, seperti KA Pandalungan (Jakarta–Jember) hingga KA Blambangan Ekspres (Jakarta–Banyuwangi).

Tiga bandara berstatus internasional: Juanda Surabaya, Banyuwangi, dan Dhoho Kediri, yang memperluas konektivitas pariwisata, perdagangan, serta investasi.

Semangat Baru Transportasi Jawa Timur

Dari bus, kereta, hingga bandara internasional, Jawa Timur menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sistem transportasi yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan.

Semua capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Dishub Jatim dalam menjadikan Harhubnas 2025 bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak perjalanan menuju masa depan transportasi Indonesia. (nyo)