Daerah  

Jembatan Sungai Bonehau Terancam Roboh, Tanggung Jawab Siapa?

Jembatan Sungai Bonehau terancam Roboh

FAKTA – Salah satu jembatan penghubung antara Kec. Kalumpang dan Kec. Bonehau hingga kota Kab. Mamuju, sangat disayangkan karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena tidak adanya perhatian Pemerintah terutama Pemerintah Kab. dan Provinsi.

Pasalnya, bahwa kurang lebih 10 tahun terakhir, jembatan tersebut kian hari semakin memprihatinkan akibat salah satu fondasi/tiang ujung Jembatan tersebut menjadi sasaran aliran sungai yang deras, sehingga erosi pun tak dapat dielakkan. Tentang persoalan erosi yang sudah bertahun-tahun melanda keselamatan sarana umum yang menjadi kebanggaan khususnya masyarakat di dua kecamatan ini sebenarnya gampang diatasi oleh pihak Pemerintah dengan pihak yang terkait dengan memanfaatkan dana untuk pembuatan pengaman seperti “ Buronjol “.

Namun demikian, kendatipun Pemerintah ada rencana kedepan untuk memikirkan keselamatan Jembatan Sungai Bonehau ini sepanjang 100 meter akan tetapi ketika prosesnya terlambat dan santai, tidak dimulai dari sekarang, maka rencana dan program tsb. akan menjadi mubazir dan sia-sia belaka.

Selain persoalan erosi yang mengancam keselamatan Jembatan tersebut muncul fenomena baru kedua,yang mengancam keselamatan Jembatan tersebut yang berlangsung sekira 10 tahun terakhir, yakni adanya tanah longsor yang menutupi/menimbun badan jembatan tersebut sepanjang 25 meter. dan hal ini sangat mengancam kondisi jembatan untuk tidak dapat bertahan lama karena sudah berkarat akibat timbunan tanah yang terjadi setiap hujan, apalagi sudah berlangsung lama.

Kedua musibah yang mengancam keselamatan jembatan ini, sebenarnya tidak akan sampai terjadi seandainya pihak Pemerintah dan pihak terkait dari awal mengantisipasi kondisi jembatan setiap saat karena sarana tersebut adalah milik bersama bahkan sejak tahun 2013 lalu ancaman pada Jembatan Sungai Bonehau ini telah disampaikan dimedia berkali-kali, namun tak ada respon dari pihak yang berwenang.

(Mardani)