Daerah  

Turunkan Angka Stunting, Puskesmas Sreseh dan Stakeholder se-Kecamatan Sreseh Lakukan Monev

Puskesmas Sreseh bersama lintas sektor memberikan pelatihan dan pemahaman tentang cara mencegah intervensi stunting.

FAKTA – Puskesmas Sreseh dan berbagai stakeholder terkait di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, telah menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) intervensi stunting secara bersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Nusa Indah, Dusun Panaro’an, Desa Noreh pada Kamis (11/7/2024), pukul 10.15 WIB.

Dalam upaya mencegah stunting, Puskesmas Sreseh bekerja sama dengan Posyandu Nusa Indah Desa Noreh mengadakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi stunting. Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, bersama tim Dinkes, KKBN, KB, Camat, dan stakeholder terkait, menunjukkan komitmen mereka terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Sreseh.

Dipimpin oleh dr. Andita Savitri Aulani, Puskesmas Sreseh bersama masyarakat setempat berupaya keras untuk menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Mereka memberikan pelatihan dan pemahaman tentang cara mencegah intervensi stunting guna memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal, serta untuk mencegah dampak jangka panjang yang merugikan.

Puskesmas Sreseh telah menetapkan beberapa sasaran dan langkah-langkah pencegahan stunting di Posyandu di Desa-Desa se-kecamatan Sreseh. Sasaran tersebut melibatkan calon pengantin/remaja, ibu hamil, ibu masa interval, dan balita (0-59 bulan) dengan berbagai layanan tambahan seperti imunisasi dasar lengkap, MPASI, pelayanan nutrisi, dan penanganan gizi buruk.

Selain itu, terdapat 10 langkah untuk penanggulangan stunting, termasuk memberikan IMD dan ASI eksklusif, imunisasi lengkap, pemberian makanan tambahan pada ibu hamil, dan edukasi kesehatan seksual, reproduksi, dan gizi bagi remaja. Semua langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi semua stakeholder masyarakat, diharapkan intervensi pencegahan stunting di Kecamatan Sreseh dapat mencapai hasil yang optimal untuk kesehatan anak-anak di daerah tersebut. Selamat menjaga kesehatan. (soleh)