FAKTA – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Kab. Mamuju, Sulawesi Barat, bakal melanjutkan program penggantian meteran air yang sudah tua alias usang. Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan.
Penggantian meter air tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis, karena sudah menjadi program PDAM Mamuju untuk kenyamanan pelanggan.
Dirut PDAM Tirta Manakarra Mamuju, Muhammad Nur, SE mengatakan, masa uji meter air adalah 5 tahun. “Jadi, usia meteran yang sudah lewat lima tahun perlu diuji kembali atau bisa langsung di ganti,” ucapnya.
Dikatakan, jika dilihat, meteran air yang diganti itu sudah ada kelainan baik dari cara berputarnya, atau kondisinya sudah tidak layak lagi digunakan karena akibat dari sisi usianya. Ada onderdil atau spare part di dalam yang tidak layak digunakan. Untuk itu, demia menjaga kerja sama yang baik antara pelanggan dengan PDAM dan tidak saling merugikan, maka dilakukan penggantian.
“Meter itu kan alat ukur kita untuk mengetahui berapa jumlah air yang dipakai. Makanya kalau sudah tidak layak kita lakukan penggantian, itu wewenang PDAM mengganti tanpa memungut biaya seperserpun. Kecuali kalau meterannya rusak akibat dari pelanggan itu sendiri, maka pelanggan wajib membayar,” katanya.
Menurutnya, jika meteran air sudah karatan maka akan berpengaruh pada putaran meternya. Akhirnya, angka-angka pemakaian juga tidak akurat.
“Itulah kenapa pihak PDAM berkewajiban untuk melakukan penggantian dengan tidak memungut biaya. Kalau ada petugas yang minta bayar, lapor ke saya,” tandas Muhammad Nur ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.
dia juga mengatakan, untuk tahun ini ada program pemerintah melalui program Nasional yaitu, hibah air minum perkotaan.
“Tahun ini kita ada rencana melakukan penyambungan biaya gratis ke masyarakat yang berpenghasilan rendah, jumlahnya sebanyak 2000 sambungan berarti 2000 KK. Ini program-program Nasional yang disambut oleh ibu bupati demi untuk membantu masyarakatnya mempercepat pelayanan air bersih kepada seluruh masyarakat, sekaligus melakukan pemerataan pelayanan untuk tahun 2023 ini,” ujar Muhammad Nur. (amk)






