FAKTA – Proyek PDAM Surabaya di Pasar Kembang masih menyebabkan kemacetan lalu lintas. Kendaraan dari arah jalan Arjuno maupun dari arah jalan Kedungdoro padat merayap di saat jam berangkat kerja maupun jam pulang kerja.
Kondisi tersebut, ternyata juga diperparah parkiran motor yang berada tepat di depan 2 warung kopi jalan Arjuno sebelum traffic light Pasar Kembang. Pemilik motor yang juga pengunjung warung kopi tersebut terlihat tidak perduli dengan adanya kemacetan yang terjadi.
Rfg, salah satu penjaga warung kopi mengakui, setiap hari pengunjungnya memarkir kendaraannya di situ, dan tidak pernah ada teguran atau imbauan dari pihak Dishub Kota Surabaya, atau pihak Satpol PP Kecamatan Sawahan.
Ketika Fakta menelusuri jalan tersebut pada jam sibuk, pukul 16.00 WIB, Rabu (16/8/2023) lalu, menemukan bukti bahwa parkiran di warung kopi tersebut ikut menambah kemacetan.
Pengendara motor dari jalur kiri terpaksa harus ke kanan atau ke tengah untuk menghindari parkiran motor tersebut. Akibatnya, motor yang hendak belok kanan dari lajur kiri menghalangi motor lain yang ada di lajur tengah. Akibatnya berdampak pada padat dan macetnya arus lalu lintas.
Sudarsono, salah seorang pengendara motor juga mengeluhkan kemacetan lalu lintas ini. “Tiap hari saya lewat jalan ini mas, memang tepat depan warung kopi ini arus kendaraan sempat berhenti. Parkiran motor itu mas, mengganggu lalu lintas jalan dan memperparah kemacetan saat jam sibuk pulang kerja” tutur Sudarsono.
Fakta mencoba mengkonfirmasi masalah tersebut ke Kelurahan Sawahan yang kantornya tidak jauh dari lokasi, Jumat (18/8/2023). Keluhan dan temuan kami diterima dengan baik oleh Dony selaku
Kepala Seksi Pembangunan dan Ketertiban Kelurahan Sawahan, Dony mengatakan, pihaknya akan melakukan teguran kepada pem,ilik warung kopi. “Kami akan segera menindak lanjuti dengan memberikan imbauan atau teguran kepada pemilik warung. Kalau sudah ditegur tidak ditanggapi, kami akan minta bantuan Satpol PP Kecamatan Sawahan,” tandas Dony. (son)






