FAKTA – Program dana ketahanan pangan Desa Lubuk Ubar, Kecamatan Curup Selatan, Rejang Lebong Provinsi Bengkulu terkesan hanya membuang uang negara.
Indikasinya puluhan juta Dana Desa Tahun 2022 untuk 20 persen dana ketahanan pangan berupa budidaya ikan lele dalam ember tidak membuahkan hasil maksimal.
Warga hanya panen “ember” bukannya ikan lele. Soalnya hampir 90 persen bibit lele ukuran 5-7 cm yang dibudidayakan dalam ember mati.
Salah seorang warga penerima bantuan ikan lele sebut saja Inal, 45 mengaku ikan lele yang dia ternak mati semua.
“Kini ado embernyo bae pak. Ikan nyo mati galo,” ujar sumber yang tak mau ditulis nama lengkap.
Lanjut Inal, dua bulan lalu dia diberikan ember ukuran besar serta bibit ikan lele sekitar 100 ekor. Selain itu juga diberikan pakan lele sebanyak tiga kilogram.
“Katanya bantuan dari dana desa Ya kita ternak tapi tidak bagus. Ini mati galo,” ungkapnya yang mengaku tidak cocok lele diternak dalam ember untuk daerah ini.
Saat dikonfirmasi Kades Lubuk Ubar Hasyimullah belum berhasil ditemui. Saat didatangi ke rumahnya dalam kondisi terkunci rapat. ” Pai Pak Kades tu tadi,” ujar seseorang berdiri di samping rumah Kades. (iju)






