Minimalisir Risiko PMK, Pemkab Brebes Tutup Sementara Pasar Hewan Bumiayu

Pemkab Brebes memutuskan untuk menutup sementara pasar hewan Bumiayu.

Majalahfakta.id – Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memutuskan untuk menutup sementara pasar hewan di wilayahnya (Bumiayu) guna meminimalisasi risiko penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) sapi.

Bedasarkan data terbaru, sedikitnya 29 ekor  sapi dari  luar kota  dipastikan terjangkit penyakit hewan, yang tengah mewabah tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Brebes, drh Budi Santoso (kanan) didampingi  drh. Safitri.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Brebes , drh Budi Santoso didampingi drh. Safitri  dan kepala pasar hewan Priyo di kantor Pasar hewan Bumiayu, Senin (23/05/2022) menjelaskan, gegara PMK ada pedagang yang mengalami kerugian beli sapi24 juta ,hanya laku dijual 14 juta. Ada sapi beli harga 22 juta dijual 17 juta karena terpapar PMK.

“Semenjak Jumat (13/5/2022)  ada 15 ekor sapi asal Pemalang dipulangkan. Rabu (18/5/2022) sebanyak sembilan ekor sapi dipulangkan ke daerah asal Jogya. Senin  (23/5/2022) sebanyak lima ekor sapi dari Purbalingga dipulangkan, satu ekor diisolasi,” tutur Budi.

Ditambahkan, sesuai keputusan  Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan mulai Sabtu (28/05/2022)  satu hari penuh  pasar hewan ditutup. Kamis (2/6/2022) dibuka khusus kambing lokal.

Ditutupnya pasar hewan karena untuk mengantisipasi menularnya penyakit PMK sapi. Dengan ciri ciri tidak mau makan karena penyakit mulut  kemudian serangan virus penyakit kuku sehingga sapi akan jatuh (njerum) tak bisa bangun dan tak mau makan ahirnya bisa berakibat mati.

Virus PMK bisa di bawa oleh kambing sekalipun sampai saat ini kambing belum ada yang terinfeksi PMK,tapi kambing mampu nenularkan virus PMK ke sapi , tambah Budi.

Pasar hewan Bumiayu  dengan kapasitas  bisa menapung kambing 600 ekor ,kerbau 10 ekor, 300 ekor sapi  kini turun 30 % karena dari luar daerah  enggan  mengirim sapinya di Pasarwage Bumiayu.Tidak  sedikit yang di pulangkan  setelah kena razia PMK.

Dinas peternakan dan kesehatan hewan  Kabupaten Brebes akan segera melakukan tindakan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan di sekitar kandang dan pasar hewan.

Selain itu, juga dilakukan seleksi ketat penyembelihan atau pemotongan ternak pada RPH.

Pasar hewan Bumiayu akan dibuka kembali untuk tiga  jenis hewan, sapi, kerbau dan kambing  seperti sediakala mulai Selasa, 7 Juni 2022. (dun)