Majalahfakta.id – Tawuran antar remaja kembali terjadi di Jalan Klambir V Raya, Minggu (26/12/2021) sekitar pukul 04.15 wib. Berdasarkan informasi masyarakat kejadian berawal dari sekelompok pemuda yang berkumpul di Simpang Lapas Tanjung Gusta.
“Karena rame rame kulihat, ku telepon Polsek Helvetia, biar dibubarkan mereka,” ujar sumber yang melihat peristiwa tadi. Menanggapi laporan warga terkait adanya remaja yang berkumpul, piket Polsek Helvetia turun ke lokasi guna mengantisipasi terjadinya tawuran.
Karena melihat kondisi aman dan kondusif akhirnya personil yang berpatroli melanjutkan keliling memantau lokasi lain yang juga rawan tawuran.
Sekira pukul 04.15 WIB Polsek Helvetia kembali mendapat laporan dari warga bahwa ada tawuran antar remaja. Tidak menunggu waktu lama, Kapolsek Helvetia AKP Heri Sihombing, S.I.K langsung memerintahkan tim Reskrim Polsek Helvetia beserta tim patroli yang masih di lapangan menuju TKP di Kalan Klambir V Raya tepatnya di depan Alfamart Klambir V Raya.
“Tim Reskrim Polsek Helvetia langsung membubarkan masa tawuran dan mengumpulkan sejumlah barang bukti,” ujar kapolsek Helvetia.
Di lokasi kejadian ditemukan seorang korban yang sudah berlumuran darah di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Korban langsung dibawa Patroli ke RS Hermina di Jalan Asrama. Namun sesampainya di RS Hermina nyawa korban tidak tertolong lagi. “Makanya anggota langsung kita arahkan ke RS Bhayangkara Medan, “ bebernya.
“Selain itu, di lokasi kejadian anggota juga menemukan beberapa barang bukti berupa 1 Unit sepeda motor merk Vario, 1 Buah STNK sepeda motor vario, 1 buah dompet berisi 1 buah KTP, 3 unit Handphone, 3 batu besar dan 2 kayu yang di duga menjadi alat untuk memukul korban dan 2 buah sendal jepit,” ungkap Heri.
Setelah selesai memberikan pertolongan kepada korban, tim yang masih berada di TKP langsung menghubungi Polsek Sunggal dikarenakan lokasi kejadian tersebut adalah wilayah hukum Polsek Sunggal. “Semua barang bukti yang telah dikumpulkan tadi diserahkan kepada pihak personil Polsek Sunggal, “ tutup Heri. (wis-Ade)






