Majalahfakta.id – Aksi buruh menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 terjadi di sejumlah daerah. Diantaranya terjadi di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Terjadi gerakan massa besar dari berbagai serikat buruh.
Seperti yang terpantau majalahfakta.id di Driyorejo, Gresik, ratusan buruh tergabung dalam serikat pekerja PT. Wings Surya melintasi jalan raya Semambung, Driyorejo, Gresik, Kamis (25/11/2020).
Mereka akan melakukan long march dengan rute kawasan industri masing – masing Kab/Kota, CITO Mall bunderan Waru Sidoarjo, dan bergabung bersama 50.000 buruh lainnya menuju titik kumpul aksi demo yaitu di gedung Grahadi Surabaya dan kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur.
Akibatnya, terjadi kemacetan di jalan raya Semambung, Driyorejo, Gresik. Barisan mobil komando dan kendaraan roda dua para buruh berjalan pelan dengan pengawalan dari pihak kepolisian hingga menimbulkan kemacetan panjang sekira 5 km. Kemacetan yang mengular tersebut dimulai dari depan Gardu Induk PLN Driyorejo, Gresik arah Krikilan hingga depan jalan raya Cangkir depan Polsek Driyorejo. Sedangkan lalu lintas arah sebaliknya terbilang lengang
Aksi demo hari ini merupakan rentetan aksi yang telah dilakukan beberapa hari lalu. Para buruh melakukan aksi ini atas ketidakpuasan terhadap upah minimum yang dirasa tidak adil. Mengingat, Kemenaker telah menetapkan rata – rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 hanya naik 1,09 persen dari tahun 2021. (stf/ren)






